INTERNASIONAL

Dokter Gigi Bersenjata Mengamuk, Tembaki Belasan Orang di Kanada

Petugas RCMP melakukan pengamanan usai penembakan di Great Village, Nova Scotia, Kanada. (John Morris/Reuters)

Kate.id – Pria bersenjata yang diketahui berprofesi sebagai dokter gigi melakukan penembakan masal di Provinsi Nova Scotia, Kanada, Ahad (19/4/2020). Selama mengamuk 12 jam lamanya, aksi kekerasan ini menewaskan 17 orang termasuk polisi perempuan.

Menurut keterangan Royal Canadian Mounted Police (RCMP), pelaku bernama Gabriel Wortman muncul dengan menggunakan seragam polisi. Pria 51 tahun itu juga berupaya menyamarkan mobilnya agar mirip dengan mobil polisi. dia lantas menembaki orang-orang di sejumlah lokasi di Provinsi Atlantik.

Kepala RCMP nasional, Brenda Lucki lantas mengatakan, pihaknya mampu menghentikan ancaman Wortman, yang tewas. Salah satu pejabat RCMP yakni veteran Heidi Stevenson, turut menjadi korban dalam insiden tersebut.

Menurut polisi, tidak ada kaitan antara Wortman dengan para korbannya dan pihaknya belum tahu apa yang menjadi motivasi si pelaku. “Hari ini menjadi hari yang menyedihkan bagi Nova Scotia, dan kejadian ini akan terus teringat di tahun-tahun mendatang,” kata Lee Bergerman, komandan RCMP di Nova Scotia.

Polisi mendapati pembunuhan tersebut pada Sabtu (18/4) malam setelah adanya laporan penembakan di sebuah rumah di kota pesisir Portapique, sekitar 130 km utara ibu kota provinsi, Halifax.

“Begitu polisi tiba di TKP, anggota melacak sejumlah korban di dalam dan di luar rumah tersebut,” kata Chris Leather, petugas operasi kriminal RCMP Nova Scotia.

Beberapa bangunan di kota itu terbakar dan polisi terlibat baku tembak dengan Wortman. Penyelidikan kemudian menemukan bahwa pelaku juga membunuh orang di sejumlah lokasi lainnya.

“Faktanya bahwa seseorang ini memiliki seragam dan mobil polisi, yang menunjukkan bahwa jelas ini bukan aksi tak disengaja,” kata Leather.

Penembakan ini menjadi yang tersadis di Kanada sejak pria bersenjata membunuh 15 perempuan di Montreal pada Desember 1989. Penembakan masal jarang sekali terjadi di Kanada, yang hukum tentang persenjataannya lebih ketat dibandingkan Amerika Serikat.

Nova Scotia sendiri seperti wilayah Kanada lainnya, diperintahkan menerapkan kebijakan tetap berada di rumah akibat pandemi virus corona. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top