METROPOLIS

Pemprov Pesan 500 Ribu Masker ke Ratusan Penjahit Lokal untuk Dibagikan ke Masyarakat Kaltim

Sebanyak 500 UKM mendapat pesanan produksi masker sebanyak 500 ribu pcs dari Disperindagkop UMK Kaltim. (DOK. DISPERINDAGKOP SAMARINDA)

SAMARINDA, Kate.id – Pemprov Kaltim melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM tengah memesan 500ribu pcs masker kepada 500 penjahit lokal.

Langkah tersebut dilakukan tak hanya untuk mendukung dalam upaya pencegahan wabah virus corona, tapi juga sebagai langkah meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Cononavirus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kaltim. Khususnya kepada para pelaku usaha mikro, sebagai bentuk dukungan menangkap peluang dari banyaknya permintaan masker.

Kepala Disperindagkop dan UKM Provinsi Kaltim Fuad Assadin mengatakan pihaknya sudah memesan 500 ribu pcs masker yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat. Khususnya mereka rakyat kecil yang tetap bekerja di tengah wabah corona ini.

Seperti para pedagang bakso, tahu tek-tek, penjual gorengan, pedagang kaki lima, para ojek online maupun pedangan lainnya yang tersebar di kabupaten dàn kota se Kaltim.

“Pemesanan 500 ribu masker tersebut melalui para pelaku usaha terdiri 500 tukang jahit berasal dari kabupaten/kota. Pemesanan 1000 pcs masker untuk setiap tukang jahit yang telah memiliki persyaratan keterampilan membuat masker,” kata Fuad Assadin Jumat (18/4/2020).

Ratusan ribu masker yang dipesan, lanjut Fuad Assadin, akan didistribusikan kepada kabupaten dan kota sebelum dibagikan langsung kepada para pedagang bakso, tahu tek-tek, penjual gorengan, pedagang kaki lima, para ojek online maupun pedagang lainnya.

“Sejumlah masker itu akan dibagikan kepada Samarinda, Balikpapan dan Kutai Kartanegara masing-masing 100 ribu pcs. Penajam Paser Utara, Paser, Kutài Barat, Mahakam Ulu, Bontang, Kutai Timur, dan Kabupaten Berau masing-masing 20 ribu pcs,” sebutnya.

Fuad Assadin menambahkan kegiatan ini selain membantu meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kaltim dengan pembagian masker kepada masyarakat. Juga membantu perekonomian pelaku usaha (tukang jahit) di tengah pandemi Covid-19.

“Selain membantu pemerintah dalam menghadapi dan memerangi penyebaran Covid. Juga membantu perekonomian para UKM di saat wabah virus corona,” jelas Fuad Assadin. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top