POLITIK

Pansus Raperda Industri Kawasan Strategis Maloy Bahas Rencana Kerja, Sepakati 17 Tahapan

rapat virtual pansus rapeerda kawasan strategis maloy (HO DPRD KALTIM)

SAMARINDA, Kate.id – Panitia khusus atau pansus rancangan perda tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Provinsi Kawasan Industri Oleochemical Maloy mulai membahas rencana kerja. Melalui rapat pansus secara virtual yang dipimpin oleh Ketua Pansus Jahidin, Selasa (14/4/2020).

Menurut Jahidin, pihaknya baur memabahs rencana kerja bersama anggota setelah dibentuk pansus beberapa waktu lalu, di karenakan situasi pandemi ini. Namun demikian, karena pansus ini menjadi agenda prioritas legislasi tahun ini maka proses tahapan pansus raperda ini tetap dijalankan.

Sedianya, kata Jahidin, pansus ini hanyalah lanjutan dari pansus yang sama pada periode DPRD Kaltim sebelumnya. Hanya saja karena faktor waktu maka tak dapat disahkan raperda tersebut. Maka dilanjutkan oleh anggota DPRD Kaltim periode saat ini. “Kita sepakati ada 17 tahapan yang akan dijalankan untuk kerja pansus ini,” jelasnya.

Jahidin menerngkan, tahapan 17 tahapan tersebut sebenarnya telah dibahas hingga 14 tahapan pada peridoe sebelumnya. Artinya tinggal menyelesaikan empat tahapan yang tersisa. Diantaranya, melakukan konsultasi kepada Kementerian terkait untuk di sahkan raperda tersebut menjadi perda.

“Namun mengacu pada peraturan perundang-undangan dan yang terkhusus di tatib DPRD maka pembahasan tetap diulang dari awal. Karena ini kan anggota dewan baru, mereka mengusulkan untuk dibahas dari awal agar lebih paham,” imbuhnya.

Meski demikian, Jahidin mengaku paham terkait perkembangan pembahasan raperda tersebut pada periode sebelumnya, meskipu ia tak terlibat. Sebab kala itu, ia menjabat sebagai Ketua Bapemperda yang ikut menyampaikan laporan akhir kerja pansus tersebut.

“Kita menargetkan pansus ini kerjakan 3 bulan. Insya Allah selesai raperda ini di sahkan pada tahun ini. Karena ini menjadi agenda prioritas legislasi dewan tahun ini,” pungkasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top