METROPOLIS

Usulan PSBB Palangka Raya Ditolak Menkes, Ini Alasannya

Menkes Terawan.

Kate.id – Usul Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna mencegah penyebaran virus corona baru (Covid-19) ditolak. Penolakan ini ditegaskan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto.

“PSBB di Palangka Raya belum bisa diterapkan karena wilayah itu belum memenuhi kriteria penetapan PSBB,” kata Terawan, Senin (13/4/2020).

Keputusan mengenai usul penerapan PSBB di Palangka Raya, Kalteng sudah disampaikan lewat surat kepada Wali Kota Palangka Raya pada 12 April 2020. Terawan menyatakan, keputusan itu diambil atas dasar kajian epidemiologis, kesiapan daerah, aspek sosial, aspek ekonomi, dan aspek lainnya.

Menurut surat keputusan Menkes, berdasarkan hasil kajian epidemiologis dan pertimbangan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, PSBB belum perlu dilakukan di Palangka Raya.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020, provinsi/kabupaten/kota bisa menjalankan PSBB kalau memenuhi kriteria tertentu. Kriteria penerapan PSBB mencakup jumlah kasus dan/atau jumlah kematian akibat penyakit yang meningkat dan menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah.

Terdapat kaitan epidemiologis dengan kejadian serupa di wilayah atau negara lain, dan kesiapan pemerintah daerah dalam menjalankannya. Kementerian Kesehatan juga harus memperhatikan pertimbangan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam menetapkan penerapan PSBB di suatu daerah.

Meski tidak menyetujui penerapan PSBB di Palangka Raya, Menkes berharap Pemerintah Kota Palangka Raya tetap menjalankan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19. Mengacu pada protokol kesehatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top