NASIONAL

Ribuan Bencana Terjadi, Ratusan Orang Meninggal Dunia

Bencana banjir dan longsor (Dok. BNPB)

Kate.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bencana hidrometeorologi masih sering terjadi hingga minggu kedua April 2020. Bencana alam di tengah pandemik Covid-19 menimbulkan dampak korban dan kerusakan.

“Data per 10 April 2020, total bencana berjumlah 1.069 kejadian. Bencana hidrometeorologi masih tetap dominan, yaitu banjir sebanyak 388 kejadian, puting beliung 320, dan tanah longsor 243. Kejadian lain yang jumlahnya tinggi yaitu kebakaran hutan dan lahan sejumlah 109 kejadian,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo dalam keterangan resminya, Jumat (10/4/2020).

Dari sejumlah peristiwa itu, bencana mengakibatkan 150 orang meninggal dunia, 228 luka-luka dan lebih dari 180 ribu menderita. Kerusakan yang ditimbulkan mencakup sektor perumahan, infrastruktur dan fasilitas umum lain.

Total rumah rusak dengan tingkat kerusakan berbeda lebih dari 16 ribu, dengan rincian rusak berat 3.554 unit, rusak sedang 2.489 dan rusak ringan 10.331. 

Rincian jumlah kejadian bencana lain yang terjadi pada awal Januari hingga awal April 2020 yakni, bencana gempa bumi 4 kejadian, letusan erupsi gunung api 2, gelombang pasang 2 dan kekeringan 1.   

Berdasarkan sebaran kejadian bencana, Provinsi Jawa Tengah mengalami jumlah bencana tertinggi dengan 262 kejadian, disusul Jawa Barat 200, Jawa Timur 155, Aceh 78 dan Sulawesi Selatan 55. 

Bencana hidrometeorologi berupa tanah longsor pun terjadi di Kelurahan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Kamis (9/4/2020) lalu. Longsor menimbun 1 orang dan satu lainnya luka ringan. Di samping itu, dua unit motor dan jalan raya sepanjang 50 meter juga tertimbun longsor. 

Tanah longsor tersebut dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan struktur tanah yang labil. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur telah melakukan penanganan darurat seperti kaji cepat dan pembersihan material longsor. (ip)

Comments

BERITA TERBARU

To Top