HUKUM & KRIMINAL

Provokator Penolak Jenazah Positif Covid-19 Diproses Polisi

Ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar WHO yakni membungkusnya menggunakan plastik. (FOTO: ANTARA/Dok)

Kate.id – Polisi mengusut kasus penolakan jenazah positif virus corona baru (Covid-19) di Ungaran, Jawa Tengah (Jateng) diperiksa polisi. Tiga orang yang diduga menjadi provokator penolakan jenazah diamankan Polda Jateng atas kasus ini.

“Sudah kami amankan tiga orang yang diduga memprovokasi warga untuk menolak pemakaman jenazah tersebut,” kata Kombes Pol Budi Haryanto selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Sabtu (11/4/2020).

Ketiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam penolakan pemakaman jenazah di TPU Sewakul pada 9 April 2020 tersebut masing-masing THP (31) BSS (54) dan S (60). Ketiganya merupakan warga Sewakul, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Budi mengungkap, para tersangka tersebut berusaha memrovokasi dan menghalang-halangi petugas yang akan memakamkan jenazah pasien positif corona tersebut. Ada sekira 10 orang yang memblokade jalan masuk menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) sehingga petugas tidak bisa melaksanakan tugasnya.

Ketiga tersangka saat ini masih diperiksa penyidik. Selain ketiganya, polisi juga memeriksa tujuh saksi dalam kejadian tersebut.

Pemeriksaan ini terkait jenazah seorang perawat RS Dr Kariadi Semarang yang meninggal dunia berstatus positif Covid-19. Proses pemakamannya sempat ditolak beberapa kali oleh warga di Ungaran. Jenazah almarhum kemudian dimakamkan di pemakaman keluarga RS Dr Kariadi pada Kamis (9/4/2020) malam. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top