POLITIK

Legislator Kaltim Sebut Mitigasi Covid-19 Belum Maksimal

SAMARINDA, Kate.id – Anggota DPRD Kaltim Agus Suwandy menilai terus meningkatnya angka kasus virus corona (Covid-19) di Kaltim karena mitigasi yang dilakukan gugus tugas belum maksimal.

Apalagi, adanya pasien PDP Covid-19 yang dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda mengamuk. Agus berpendapat ada yang perlu dievaluasi dari mitigasi yang telah dilakukan selama ini.

“Saya sendiri pihatin, pertanda bahwa mitigasi Covid-19 di Samarinda belum maksimal. Pemerintah perlu kerja keras menjelaskan ke masyarakat, Covid-19 itu penyakit menular dan mematikan,” kata wakil rakyat asal Samarinda ini.

Menurut politisi Partai Gerindratersebut, mitigasi Covid-19 sangat penting. Dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan massif, menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari bahaya, sosialisasi dan soal stigma di masyarakat.

Jika mitigasi berhasil, ia meyakini siapapun mereka akan menjalani rangkaian prosedur yang telah ditetapkan pemerintah. Dimana akan melakukan sukarela menjalani masa isolasi selama 14 hari. “Wabah Covid-19 telah membuat masyarakat stress bahkan paranoid, termasuk di Kaltim,” bebernya.

Agus bahkan meminta pihak rumah sakit rujukan Covid-19 di Kaltim meningkatkan pengamanan di lingkungan masing-masing. Kalau ada pasien mengamuk dan orang dalam karantina melarikan diri, seperti kejadian di Tenggarong, Gugus Tugas sebaiknya meminta kepada aparat keamanan untuk  mengambil tindakan tegas.

Tak hhanya itu, ia mendorong pemerintah untuk gencar melakukan sosialisasi tak hanya lewat media, namun juga sampai menyentuh lapisan masyarakat. Dengan cara turun langsung melalui petugas atau relawan menyosialisasikan bahaya dan pencegahan.

“Masyarakat perlu disadarkan, kalau penularan Covid-19 tidak dicegah bersama. Pemerintah akan menghadapi masalah besar kalau PDP di Kaltim menembus angka ribuan orang,” tandasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top