METROPOLIS

Hindari Penolakan, Wali Kota Samarinda Siapkan Lahan Pemakaman Khusus Pasien Covid-19

Wali Kota Samarinda syaharie jaang (Dok. Istimewa Facebook)

SAMARINDA, Kate.id – Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) bergerak cepat mengantisipasi segala kemungkinan jika ada pasien yang positif Covid-19 meninggal dunia.

Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang mengatakan, pihaknya akan menyiapkan lahan khusus untuk pemakaman bagi warga yang meninggal karena corona. Menurut Jaang, itu dilakukan untuk menghindari berbagai penolakan yang terjadi saat pemakaman pasien yang meninggal dunia karena corona di berbagai daerah, agar tidak terjadi di Kota Samarinda.

“Memang di Samarinda belum ada korban yang meninggal dunia karena wabah Covid-19. Tetapi kita juga perlu antisipasi hal tersebut. Kita telah siapkan lahan seluas 10 hektar jika ada penolakan dari warga,” ujarnya Jumat (10/4).

Lahan yang disiapkan adalah milik Pemkot Samarinda yang terletak di Jalan Serayu, Kilometer Km 10 jalan poros Samarinda-Bontang. Tepatnya Kelurahan Tanah Merah, Samarinda Utara.

Lahan yang telah diberi nama TPU Muslim Raudhatul Jannah ini memang diperuntukkan sebagai pemakaman umum. Namun akan diperuntukkan juga khusus korban Covid-19 jika ada yang meninggal dunia.

Menurut Jaang, di lokasi ini telah terpasang lampu penerangan sehingga dapat melakukan pemakaman 24 jam. Sehingga biarpun ada pemakaman pada malam hari, tentu masih dapat dilakukan.

Menurut Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 yang dikeluarkan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI disebutkan, jika ada pasien yang meninggal dunia, maka petugas harus melakukan prosedur pemakaman sesuai standar.

Beberapa prosedur yang harus dijalankan seperti petugas pemakaman harus menggunakan pakaian alat pelindung diri, jenazah harus terbungkus seluruhnya dalam kantong jenazah yang tidak mudah bocor dan mencemari tempat sekitar, tidak boleh dibalsem atau disuntik pengawet, jenazah sudah dibungkus tidak boleh dibuka lagi dan tidak boleh disemayamkan lebih dari empat jam. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top