POLITIK

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK Usulkan Alokasi Dana Kesehatan 20 Persen

SAMARINDA, Kate.id – Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK mengusulkan alokasi dana kesehatan yang semula 10 persen dapat dinaikan menjadi 20 persen. Usulan tersebut disampaikannya saat melakukan rapat koordinasi Forkopimda Kaltim bersama DPR RI, melalui video conference di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (9/4/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Makmur secara umum menyampaikan tiga hal. Pertama, meminta kesetaraan alokasi dana dibidang kesehatan setara dengan alokasi dana dibidang pendidikan pada postur APBD.

Hal ini sangat penting sebagai regulasi dasar daerah memaksimalkan anggaran dalam pandemi Covid-19. “Kita belajar dari pengalaman hari ini. Kesehatan itu sangat penting. Jika tidak sehat, pendidikan tidak bisa jalan,” katanya.

Selain itu, kata dua, usulan kedua berkaitan dengan alokasi dana khusus (DAK) dari pusat ke daerah. Sebab ada rencana pemangkasan seesar 50 persen oleh pemerintah pusat. Tentu menurut Makmur, Kaltim sebagai penyumbang devisa terbesar ke negara harus mendapatkan perlakun khusus.

Pasalnya, DAK di Kaltim mayoritas untuk membangun infrastruktur dasar. Seperti pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya. Untuk mempercepat peningkatan kegiatan ekonomi interkoneksi di daerah. Sebab kondisinya saat ini masih banyak jalan di Kaltim yang tak layak.

“Terutama DAK untuk pembangunan jalan, itu harus tetap berjalan. Supaya program-program yang sudah direncanakan untuk rakyat tetap berjalan,” imbuhnya.

Terakhir, Makmur mengusulkan agar ada peta pelayanan kesehatan masyarakat. Di mana pada peta tersebut, dapat diketahui rasio jumlah tim medis, infrastruktur kesehatan, dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Pasalnya, kata dia, ada permintaan penambahan tim medis di sejumlah daerah di Kaltim.

“Agar kita mengetahui daerah mana yang kekurangan pusat pelayanan kesehatan, kampung-kampung yang berdekatan bisa dibangunkan satu pusat pelayanan kesehatan,” tandasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top