MUSIK

Beri Dukungan Hadapi Corona, SBY Rilis ‘Cahaya dalam Kegelapan’

Cuplikan video klip 'Cahaya dalam Gelap' ciptaan SBY yang dinyanyikan para penyanyi ternama. (tangkapan layar)

Kate.id – Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan keprihatinan terhadap merebaknya wabah virus corona baru (Covid-19) di dunia bahkan di Indonesia. Sebagai bentuk solidaritas dan untuk memberikan dukungan kepada masyarakat, SBY menciptkan sebuah lagu berjudul “Cahaya dalam Kegelapan”.

“Kita cemas, pemerintah dan bangsa-bangsa lain juga cemas. Karena badai corona terus menerjang dunia tanpa batas. Saya kerap menyaksikan di tayangan televisi mereka-mereka yang tergeletak di rumah sakit, atau tangis-tangis yang pecah di malam hari, karena kehilangan orang-orang yang sangat dicintainya,” ungkap SBY mengisahkan latar belakang penciptaan lagu tersebut.

Diakui, sebagai warga dunia SBY juga merasa saya cemas. Apalagi bila manusia kehilangan harapan seolah dunia makin gelap, tanpa cahaya.

“Untuk itu semualah saya ciptakan lagu ini. ini lagu rakyat, lagu kita semua,” tuturnya.

SBY menjelaskan, aransemen musik lagu itu dibuat oleh Tohpati. Untuk video klipnya disiapkan Ivan Batito, dengan sejumlah penyanyi ternama Indonesia yang menyanyikan. Di antaranya Ita Purnamasari, Joy Tobing, Yuni Shara, Andi Rif, dan Ariyo Wahab.

“Terima kasih para penyanyi yang telah melantunkan lagu ini dengan suara merdunya, dan terima kasih kepada Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian, dan Yayasan Yudhoyono atas kontribusinya. Saya tahu memang tidak mudah membuat rekaman secara online, namun kita harus mematuhi dan menjalankan protokol anti corona,” urai SBY.

Tokoh Partai Demokrat itu menyampaikan, lagu itu juga dia persembahkan kepada para sahabat yang tergolong lanjut usia seperti dirinya. Apalagi usia tua merupakan kelompok yang rawan terinfeksi Covid-19.

“Mari kita saling menguatkan semangat dan harapan kita,” tutupnya. (*)

View this post on Instagram

Krisis pandemi korona yang melanda dunia, termasuk negeri kita, telah menghadirkan kegamangan dan kecemasan dalam hidup kita. Duka dan kepedihan hati ada di mana-mana, ketika orang yang dicintainya dipanggil Sang Pencipta. Seperti duka dan kegelapan yang saya rasakan ketika kehilangan belahan jiwa beberapa saat yang lalu. Melalui tembang yang saya ciptakan ini, “Cahaya Dalam Kegelapan”, saya ingin berbagi rasa, semangat dan harapan. Insya Allah, ada hari esok yang cerah. Badai pasti berlalu. Lagu ini saya persembahkan kepada rakyat Indonesia tercinta, terutama yang tengah bergulat dan berjuang di garis depan ~ para pasien serta para dokter dan perawat. Semoga Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, melindungi dan menyelamatkan para pejuang kemanusiaan, dan kita semua. Mari kita terus bersatu, berbagi dan berikhtiar bersama melawan Covid-19 ini. Dengan pertolongan Tuhan kita bisa. Indonesia Bisa. *SBY* — Translation: The corona pandemic crisis that has swept the world, including our country, has brought uncertainty and anxiety into our lives. Griefs and heartaches are everywhere when people they love are passing away. Like the sorrow and darkness that I felt when I lost my soulmate just a moment ago. Through this song that I wrote, “Light in Darkness”, I want to share my feelings, passion, and hope. God willing, there is a bright tomorrow. Every cloud has a silver lining. I offer this song to my beloved Indonesian people, especially those who are struggling and fighting on the front lines ~ the patients and the doctors as well as nurses. May the most loving God be merciful, protect and save these fighters of humanity, and all of us. Let us continue to unite, share and endeavor together against Covid-19. With God’s help, we can. Yes Indonesia Can. *SBY*

A post shared by Ani Yudhoyono In Memoriam (@aniyudhoyono) on

Comments

BERITA TERBARU

To Top