KESEHATAN

Mengenal Meningitis, Peradangan yang Bisa Sebabkan Kematian

Mencuci tangan menjadi cara pencegahan penularan meningitis. (Foto: Dr. Weil)

Kate.id – Penyakit meningitis disebut menjadi penyebab meninggalnya penyanyi kenamaan Glenn. Lantas, apa dan bagaimana sebenarnya penyakit ini pada tubuh manusia?

Meningitis adalah peradangan selaput yang menutupi sumsum tulang belakang dan otak. Banyak kemungkinan yang menjadi penyebab seseorang mengidap meningitis. Mulai dari virus, jamur, parasit, obat-obatan, hingga kanker. Jenis yang sering muncul dalam berbagai kasus adalah meningitis meningokokus, yang disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitidis.

“Ini bisa sangat serius. Ini dapat menyebabkan kerusakan otak dan gangguan pendengaran. Dalam kasus terburuk, itu dapat menyebabkan kematian hanya dalam beberapa jam,” kata Aileen Marty, MD, profesor penyakit menular di Fakultas Kedokteran Florida International University Herbert Wertheim College of Medicine, seperti dilansir laman Health.

Dijelaskan, meningitis sangat umum terjadi pada populasi yang tinggal di tempat yang sempit, seperti barak. Ini lantaran bakteri atau virus meningitis bakteri ditularkan melalui interaksi yang erat.

Meningitis dapat menular melalui air liur orang yang terinfeksi. Ahli epidemiologi di Divisi Penyakit Bakteri di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat Jessica MacNeil menjelaskan, bakteri atau virus yang menyebabkan penyakit meningitis, membutuhkan kontak yang sangat dekat untuk menyebar.

“Ini tidak seperti masuk angin atau flu. Bakteri tidak menyebar melalui kontak biasa seperti berada di ruangan yang sama dengan seseorang yang sakit, atau menghirup udara yang sama dengan seseorang terinfeksi penyakit meningokokus,” ungkap MacNeil.

Selain itu bakteri penyebab meningitis meningokokus tidak bisa hidup lama di luar tubuh. Jadi Anda tidak dapat tertular penyakit dengan menyentuh permukaan sesudah disentuh orang yang sakit.

Gejala klasik penyakit ini adalah demam mendadak, sakit kepala, dan leher yang terasa kaku.

“Ketika kita mengatakan sakit kepala, yang kita maksudkan adalah salah satu sakit kepala terburuk yang pernah dialami orang itu. Dan dengan leher yang kaku, orang itu tidak dapat menggerakkan lehernya, atau tidak bisa, misalnya, menyentuh dada menggunakan dagu,” beber MacNeil.

Gejala lain termasuk mual dan muntah, kebingungan, kelelahan, dan meningkatnya sensitivitas terhadap cahaya. Gejala ini bisa disalahartikan sebagai flu berat. Tetapi karena meningitis meningokokus sangat serius, Anda harus segera mencari perawatan.

Pencegahan terbaik dari meningitis adalah dengan mencuci tangan. Mencuci tangan memang hal yang sangat sepele, tapi ini sangat penting dan sayangnya banyak orang tidak tahu bagaimana cara mencuci tangan yang benar. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top