METROPOLIS

Isran Larang ASN Kaltim dan Keluarganya Bepergian, Sanksi Disiplin Jika Melanggar

Gubernur Kaltim Isran Noor (Dok. Humas Pemprov Kaltim)

SAMARINDA, Kate.id – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengambil kebijakan tegas. Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak mendukung pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di Kaltim. Seperti bepergian ke luar daerah dalam masa pandemi Covid-19 ini.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Kaltim tertanggal 8 April 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Dalam surat tersebut, disampaikan, bahwa untuk mencegah penyebaran serta mengurangi risiko Covid-19 yang disebabkan oleh mobilitas penduduk dari satu wilayah ke wilayah lainnya, maka PNS dan non PNS beserta keluarganya dilarang bepergian keluar daerah dan/atau kegiatan mudik lainnya, sampai masa pandemi Covid-19 berakhir.

“Apabila terdapat PSN dan non PNS yang dalam keadaan terpaksa perlu melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah, maka yang bersangkutan terlebih dahulu mendapat izin dari atasannya masing-masing,” tertulis dalam surat tersebut.

View this post on Instagram

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengambil kebijakan tegas. Kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak mendukung pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) di Kaltim. Seperti bepergian ke luar daerah dalam masa pandemi Covid-19 ini.⁣ ⁣ Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Kaltim tertanggal 8 April 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.⁣ ⁣ Dalam surat tersebut, disampaikan, bahwa untuk mencegah penyebaran serta mengurangi risiko Covid-19 yang disebabkan oleh mobilitas penduduk dari satu wilayah ke wilayah lainnya, maka PNS dan non PNS beserta keluarganya dilarang bepergian keluar daerah dan/atau kegiatan mudik lainnya, sampai masa pandemi Covid-19 berakhir.⁣ ⁣ Bagi ASN yang tak mengindahkan aturan tersebut, bakal diberi sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku. Dimana akan diterapkan sanksi disiplin sesuai aturan PP No 53/2010 tentang Displin PNS, serta PP No. 30/2019 tentang Penilaian Kinerja PNS. ⁣ ⁣ Selengkapnya kunjungi www.kate.id atau klik link di bio. Follow @katedotid⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣ ⁣#Kateid #ASNKaltim #Kaltim #InfoKaltim #KalimantanTimur #LawanCovid19 #breakingnews #trendingtopic #info #berita #beritahariini #beritaterkini #beritaviral #News #Indonesia #Viral #likeforlikes #like4likes #instalike #instadaily #instanews #instavideo #followforfollowback #follow4followback #repost⁣⁣

A post shared by Kate.id (@katedotid) on

Bagi ASN yang tak mengindahkan aturan tersebut, Isran mengatakan bakal diberi sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku. Dimana akan diterapkan sanksi disiplin sesuai aturan PP No 53/2010 tentang Displin PNS. serta PP No. 30/2019 tentang Penilaian Kinerja PNS.

“Kita berharap ini bisa betul-betul ikuti. Sehingga sama-sama menjaga. Saya minta ASN Pemprov Kaltim jangan dulu mudik dan ingatkan warga lainnya,” kata Isran.

Aturan ini bukan tanpa alasan. Isran ingin para ASN di Kaltim ikut berkontribusi dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini. Yaitu melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing, untuk tidak bepergian keluar daerah atau kegiatan mudik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah dan lainnya.

“Selanjutnya, kami minta ASN secara sukarela bergotong royong membantu meringankan beban masyarakat yang lebih membutuhkan di sekitar tempat tinggalnya,” pesannya.

Isran juga mengajak masyarakat maupun ASN selalu menggunakan masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah tanpa kecuali. Menjaga jarak aman ketika melakukan komunikasi antar individu (social/physical distancing). Juga mengingatkan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Yaitu dengan rajin mencuci tangan dengan sabun. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top