POLITIK

DPRD Kaltim Bentuk Pansus Penanganan Covid-19 untuk Monitoring Kerja Gugus Tugas

SAMARINDA, Kate.id – DPRD Provinsi Kaltim akhirnya menyepakati pembentukan panitia khusus (pansus) pencegahan penanganan virus corona (Covid-19). Pengesahan pembentukan pansus tersebut melalui sidang rapat paripurna ke-VI secara virtual dengan menggunakan aplikasi meeting zoom, Kamis (9/4/2020).

Pansus tersebut akan dipimpin Hasanuddin Masud dari Fraksi Golkar sebagai ketua dengan wakilnya Syafruddin dari Fraksi PKB. Sidang agenda pembahasan Pansus dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun dan Andi Harun.

Terjadi dinamika usulan dalam kerja legislatif terkait minitoring penanganan Covid-19 di Kaltim. Fraksi PKB, Golkar, Gerindra, PKS dan Demokrat-Nasdem menyetujui adanya pansus.

Sedangkan Fraksi PDIP, PAN dan PPP lebih mengusulkan utuk memaksimalkan alat kelengkapan dewan (AKD) dalam memonitoring kerja gugus tugas Covid-19.

Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun menjelaskan, kesepakatan pembentukan pansus setelah dilakukan voting yang hasilnya mayoritas menyetujui dibentuknya pansus. Hal tersebut diketahui dari penyampaian pemandangan umum 8 fraksi di DPRD Kaltim.

“Dari pandangan umum memang ada beberapa versi usulan, ada yang bentuk pansus dan ada yang tidak setuju,” ujar Samsun sapaannya, Kamis (9/4/2020).

Fraksi yang tak setujui dengan argumentasi lebih mendorong memaksimalkan komisi-komisi terkait serta AKD yang dimiliki DPRD Kaltim.

Sementara itu, Ketua Pansus Penangaan Covid-19 DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud mengatakan, hadirnya pansus ini untuk mendukung kerja Gugus Tugas Covid-19 Kaltim yang dipimpin oleh Gubernur Kaltim Isran Noor. Pansus beranggotakan 15 orang dengan masa kerja selama satu bulan ke depan. “Tugas kami monitoring dan penganggaran agar program-program penanggulangan dampak korona tersampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Seain itu, pansus akna fokus menidentivikasi kebutuhan penanganan Covid-19 dengan anggaran yang dibutuhkan. Baik untuk penanganan medis, hingga terkait sosial ekonomi masyatakat. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top