METROPOLIS

Pemprov Kaltara Tambah Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat meninjau kesiapan RSUD Tarakan sebagai RS rujukan penanganan pasien Covid-19, baru-baru ini. (Foto: Infopubdok Kaltara)

Kate.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menambah fasilitas rumah sakit rujukan untuk antisipasi pasien positif virus corona baru (Covid-19). Penambahan ini lantaran melihat perkembangan pandemi Covid-19 yang makin mengkhawatirkan.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 188.44/K.396/2020 tentang Perubahan Atas Keputusan Gubernur Nomor 188.44/K.3099/2020, tentang Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu. Dalam SK tersebut ditetapkan RSUD Kabupaten Malinau dan RSUD Kota Tarakan menjadi rumah sakit rujukan.

Penambahan ini membuat Kaltara kini memiliki lima rumah sakit rujukan Covid-19. Tiga rumah sakit sebelumnya yakni RS Pemprov Kaltara di Kota Tarakan, RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor, Bulungan dan tambahan RSUD Nunukan.

“Dengan tambahan dua rumah sakit rujukan itu, kami harap penanganan Covid-19 makin efektif. Nantinya pasien dalam pengawasan (PDP) dari Malinau tidak lagi harus jauh dirawat di Tanjung Selor maupun di Tarakan,” beber Irianto.

Kedua rumah sakit rujukan yang baru, sambungnya, diharapkan segera mengembangkan dan menyiapkan standar-standar penanganan penanggulangan selama masa darurat Covid-19. Di samping rumah sakit pemerintah yang menjadi RS rujukan, Irianto turut mengimbau rumah sakit lainnya yang ada di Kaltara yaitu RS Pertamina dan RS Angkatan Laut (AL) Ilyas di Tarakan juga melakukan penyiapan fasilitas ruang isolasi.

Bentuk antisipasi lainnya yaitu Pemprov Kaltara melakukan renovasi untuk penambahan ruang isolasi di RS Pemprov Kaltara di Kota Tarakan. Dari awalnya ruang isolasi hanya empat, kini sudah mencapai 50 unit. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top