METROPOLIS

Puncak Covid-19 Diprediksi Akhir April, Wagub Kaltim Minta Warga Perketat Social Distancing

SAMARINDA, Kate.id – Dalam upaya memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kaltim, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi meminta seluruh lapisan masyarakat memperketat social distancing (pembatasan sosial) atau sebisa mungkin berdiam diri di rumah, menjauh dari keramaian, dan tidak bepergian apabila memang tidak diperlukan.

“Social distancing yang secara harfiah berarti menjaga jarak dari kehidupan sosial. Pola ini akan memperlambat bahkan bisa memutus penyebaran virus corona,” kata Hadi Mulyadi usai mengikuti video conference (Vidcon) dengan DPRD Kaltim di Ruang Heart Of Borneo Kantor Gubernur Kaltim, Senin (6/4/2020).

Menurut Wagub, penularan terjadi melalui kontaminasi droplet atau percikan air liur pada jarak dekat. Dengan social distancing, maka resiko penularan akan berkurang.

“Sebaliknya, jika seseorang terinfeksi tapi tidak menyadarinya, maka menjauhkan diri dari keramaian dan tidak berinteraksi akan sangat membantu mencegah penyebaran,” jelas Hadi.

Hadi Mulyadi mengatakan kasus corona sangat serius. Masyarakat harus bisa memahami penularannya begitu cepat dan harus dilakukan antisipasi. Bahkan menurut analisis pakar, kasus Covid-19 mengalami puncaknya pada akhir April dan awal Mei. maka social distancing harus lebih ketat dilakukan.

“Kita harus berkomitmen bersama-sama dalam melakukan pencegahan dengan memperketat social distancing. Kebersamaan penanganan, maka Covid 19 bisa lebih cepat selesai di wilayah Kaltim,” ujar Hadi Mulyadi.

Selain social disntacing, lanjut Hadi, hal lebih penting melaksanakan pola hidup bersih dengan cara rajin mencuci tangan, makan makanan yang bergizi dan seimbang, minum vitamin C dan E serta rajin berolahraga.

“Dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat mampu menjaga tubuh kita selalu memiliki stamina yang baik sehingga imunitas tubuh akan semakin kuat,” ungkap Hadi. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top