METROPOLIS

Covid-19 Kaltim Bertambah Jadi 31 Kasus, Masyarakat Dianjurkan Pakai Masker

Ilustrasi pasien Covid-19 (Dok. AP via Liputan6)

SAMARINDA, Kate.id – Sesuai anjuran dari WHO yang juga telah disampaikan oleh Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 pusat terkait anjuran menggunakan masker, masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) diharapkan dapat mengikuti imbauan tersebut. Apalagi, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Kaltim pada Senin (6/4) telah bertambah 6 kasus, sehingga totalnya menjadi 31 kasus.

Pemprov Kaltim menyampaikan keprihatinan dengan jumlah kenaikan kasus Covid-19 yang terus mengalami peningkatan, baik untuk secara nasional maupun di Kalimantan Timur.

Demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak saat memberikan keterangan pers secara daring kepada media massa di Kaltim.

“Kita dianjurkan dan sesuai rekomendasi dari WHO kepada pemerintah Indonesia untuk menggunakan masker bagi mereka yang berada diluar rumah. Tidak terkecuali bagi siapapun,” ucap Andi M Ishak.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kaltim ini mengungkapkan masker yang digunakan adalah masker non medis atau masker kain. Ada tiga jenis masker, yaitu dua jenis yang digunakan untuk tenaga medis, yakni masker N95 dan masker bedah. Sedangkan satu jenis lainnya adalah masker kain.

Andi juga mengimbau kepada pemerintah kabupaten/kota beserta jajarannya agar secara rutin menyemprotkan disinfektan ke tempat-tempat yang terkontaminasi virus corona.

“Disinfektan ini khusus dipermukaan benda mati, jadi tidak dianjurkan pada permukaan tubuh atau mengenai langsung manusia. Karena bisa terjadi iritasi pada kulit jika terkena langsung cairan disinfektan,” jelasnya.

Selain itu, terkait penerapan PSSB (Pembatasan Sosial Skala Besar) maka Pemprov Kaltim mendorong kabupaten/kota untuk menyiapkan tempat karantina bagi mereka (pendatang) yang masuk ke Kaltim.

“Tetaplah menjaga jarak saat berkomunikasi dan bersosialisasi, kurangi kegiatan diluar rumah jika tidak terlalu pentingn, sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, konsumsi makanan yang sehat serta vitamin.

Adapun penambahan 6 kasus terbaru di Kaltim, teridentifikasi dari Balikpapan 2 kasus dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 4 kasus. Sehingga total hingga Senin (6/4) total sudah 31 kasus positif Covid-19 di Kaltim.

Penambahan kasus di Balikpapan, memiliki riwayat perjalan dari Sukabumi dan kini dirawat di RS Bhayangkara. Sedangkan satunya lagi merupakan kasus yang mengikuti kegiatan kerohanian dan berobat pada tanggal 1 april 2020. Ia di rawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo.

Sedangkan untuk 4 kasus dari PPU, merupakan pelaku perjalanan yang termasuk dalam kluster GOWA dan di rawat di RSUD Aji Putri Botung Penajam Paser Utara.

Untuk jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) per Senin (6/4) sebanyak 4.631 orang, dengan rincian selesai pemantauan 2.238 orang dan dalam proses pemantauan 2.393 orang. Untuk PDP (Pasien Dalam Pengawasan) total jumlahnya 228 orang, dengan rincian hasil negatif 137 orang, terkonfirmasi positif 31 orang, menunggu hasil laboratorium 60 orang dan meninggal dunia 1 orang. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top