POLITIK

Komisi IV DPRD Kaltim Sepakat Ada Pemberian Insentif ke Masyarakat

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub

SAMARINDA, Kate.id – Komisi IV DPRD Kaltim yang membidangi soal masalah sosial kemasyarakatan menyepakati program pemerintah terkait jaring pengaman sosial kepada masyarakat di tengah pandmei virus corona (Covid-19).

Menurut Ketua Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub, dengan kebijakan pembatan sosial untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang dilakukan oleh pemerintah, tentu telah berdampak pada sosial ekonomi masyarakat. Oleh karenanya, perlu adanya insentif kepada masyarakat akibat dari kebijakan tersebut.

“Tentang physicaldistancing yang intinya merumahkan orang. Ketika orang dirumahkan, tidak ada pilihan bekerja,” kata Rusman, saat diwawancara pewarta, usai rapat pimpinan DPRD Kaltim, Kamis (2/4/2020).

Ia menjelaskan, tentu hal ini harus dibahas secara komperhensif. Soal berapa jumlahnya dna kepada siapa saja yang menerima insentif tersebut. Yang jelas, kata dia, pihaknya sedang memikirkan solus tersebut. Utamanya kepada masyarakat yang terdampak akibat pandemi ini.

“Misalnya pedagang asongan, ojol (ojek online), buruh harian, sopir, UMKM. Apalagi pengangguran, hari normal saja mereka susah cari kerja,” kata Rusman.

Insentif, menurutnya, tentu tidak sama dengan penghasilan mereka. Hanya saja, bagaimana bantuan insentif tersebut dapat meringankan beban masyarakat di tengah situasi seperti saat ini. Tak hanya soal uang namun juga dapat memenuhi kebutuhan kesehariannya. “Insentif mungkin tidak sama, paling tidak mendekati dengan penghasilannya,” kata Rusman.

Ia menilai, situasi saat ini memang sulit. Pilihan agar tetap di rumah adalah upaya untuk menekan sebaran virus. Namun disisi lain, ada dampak yang harus dirasakan yatu soal ekonomi. Inilah hal dilematis bagi masyarakat. “Itu adalah pilihan, maka negara harus hadir,” lanjutnya.

Ia optimis pemerintah katim dapat memenuhi kebutuhan warga yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Sebab, kemampuan keuangan masih mamu dengan adanya SiLPA sebesar Rp 2,5 triliun yang dapat dialokasikan untuk penanganan Covid-19 ini. “Berapapun yg dibutuhkan pemerintah, sepanjang itu rasional kita siap menyetujui. Karena ini demi aspek kemanusiaan,” tegas politisi PPP ini. (tm)

Editor: Sandy M Hidayat

Comments

BERITA TERBARU

To Top