METROPOLIS

Tiga Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Statusnya Sudah Negatif

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi saat konferensi pers terkait perkembangan Covid-19 di Rumah Jabatan Wali Kota Jumat (4/4/2020) (Dok instagram @rz_effendi58))

BALIKPAPAN, Kate.id – Kabar baik penanganan virus corona baru (Covid-19) datang dari Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Tiga pasien positif Covid-19 statusnya sudah dinyatakan negatif setelah menjalani perawatan intensif selama dua pekan, di RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Balikpapan, Rizal Effendi menyampaikan bahwa tiga orang pasien positif pada Jumat (3/4/2020) dinyatakan negatif atau dapat keluar dari perawatan rumah sakit.

“Tiga pasien yang sebelumnya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 hari ini setelah dilakukan perawatan dan proses pemulihan dinyatakan negatif,” katanya, dalam konferensi pers di Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Sjarifuddin Joes, Jumat (3/4/2020).

Ketiga pasien tersebut, yaitu kasus 1, 2 dan 3. Pasien 1 telah dirawat sejak 14 Maret lalu. Sedangkan pasien 2 dirawat sejak 16 Maret, lalu pasien 3 yang dirawat sejak 18 Maret lalu. Dalam proses perawatan dan pemulihan, mereka kondisinya terus membaik. “Saya tegaskan hari ini setelah dilakukan perawatan dinyatakan negatif melalui hasil konfirmasi laboratorium Puslitbangkes dan BBLK Surabaya,” tegasnya.

Meski demikian, Rizal belum mau menggunakan istilah sembuh terhadap pasien tersebut. Sebab mereka masih harus menjalani masa observasi dalam beberapa hari ke depan. “Karena pasien masih harus menjalani observasi dalam karantina selama seminggu,” jelasnya.

Ketiga pasien sudah meninggalkan ruang karantina di RSKD dan saat ini menempati rumah karantina untuk tempat observasi. Dua pasien menjalani observasi di rumah yang khusus disediakan Pemkot, dan satu lagi di fasilitas yang disediakan perusahaan tempatnya bekerja.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada rekan- rekan RS Kanujoso Djatiwibowo atas kerja kerasnya merawat para pasien positif covid19. Ini menjadi penyemangat bagi pasien lainnya juga kota ini,” ucap Rizal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menegaskan ketiga pasien negatif Covid-19 tersebut masih tetap di bawah pemantauan observasi tim dokter. Selama observasi tersebut, artinya mereka belum boleh beraktivitas bebas ke luar.

“Hanya boleh jalan aktivitas di dalam rumah. Boleh berinteraksi dengan keluarga tapi tetap menggunakan masker. Sebagai adaptasi sosial,” jelasnya.

Sementara itu, hasil laburatorium juga menunjukkan bahwa pasien PDP kluster Gowa yang meninggal pada Ahad (29/3) lalu hasilnya negatif. Termasuk hasil tracking sekitarnya. Jadi ada dua pasien PDP yang meninggal dan keduanya dinyatakan Negatif.

Hingga Jumat (4/4/2020) di Balikpapan jumlah pasien positif Covid-19 menjadi 11 orang, 1 orang meninggal. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) di Balikpapan bertambah 2 orang menjadi 36 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.261 kasus. “Kita masih menunggu spesimen hasil lab 34 uji swab dan 3 dalam proses pengiriman ke Surabaya, ” tandasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top