SELEB

Oprah Winfrey Sumbangkan USD 10 Juta untuk Bantu Korban Covid-19

Oprah Winfrey.

Kate.id – Aksi sosial terus dilakukan selebritis dunia di tengah wabah virus corona baru (Covid-19). Yang terbaru, presenter kenamaan Oprah Winfrey menyumbangkan USD 10 juta AS untuk membantu Amerika selama pandemi virus corona.

Oprah mengumumkan bantuan tersebut melalui akun media sosialnya. Bantuan tersebut termasuk memberikan makanan bagi rakyat Amerika yang rentan selama epidemi virus Covid-19.

“Saya menyumbang 10 juta dolar AS secara keseluruhan untuk membantu Amerika selama pandemi ini di kota-kota di seluruh negeri dan di daerah di mana saya dibesarkan,” ungkap Oprah.

Dijelaskan, sebagian dari uang itu digunakan untuk sebuah inisiatif baru yang disebut America’s Food Fund. Program ini diluncurkan bersamaan dengan Apple Inc, Ford Foundation, dan Laurene Powell Jobs.

Program tersebut membantu memberi makan mereka yang paling terkena dampak epidemi virus corona di Amerika. Termasuk anak-anak yang bergantung pada program makan siang sekolah, keluarga berpenghasilan rendah, orang tua, dan individu yang menghadapi gangguan pekerjaan.

Menurut Oprah, bantuan tersebut lantaran dia merasakan saat-saat masih hidup susah dahulu. Perempuan 66 tahun itu dilahirkan dalam kondisi kemiskinan di Mississippi dan dibesarkan di Milwaukee dan Tennessee.

“Saya masih ingat saat tumbuh bersama ibu saya di Milwaukee ketika kita semua tidak sejahtera dan kadang-kadang kita membutuhkan bantuan hanya untuk bertahan hidup. Pada saat-saat seperti ini, semakin banyak orang yang rentan,” kisahnya.

Oprah tidak mengatakan di mana dia akan mengarahkan sebagian besar donasinya senilai USD 10 juta itu. Namun bulan lalu dia meluncurkan seri mingguan tentang layanan streaming baru Apple, Apple TV +, disebut “Oprah Talks Covid-19.” Dalam layanan itu, dia berbicara melalui platform video dengan para pemimpin spiritual dan yang lainnya tentang cara mengatasi krisis.

Oprah, yang mengakhiri acara bincang-bincang televisi populer pada tahun 2011, menandatangani kesepakatan pengembangan dengan Apple pada tahun 2018 untuk menghasilkan konten asli untuk layanan streaming. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top