KULINER

Renyahnya Uyen, Keladi Goreng Penuh Sensasi

Uyen. (Foto: Cookpad)

KEHADIRAN komunitas Tionghoa di suatu daerah turut memunculkan ragam kuliner di sekitarnya. Termasuk Uyen, cemilan  khas satu ini sangat populer di kota – kota dengan populasi komunitas Tionghoa yang cukup besar.

Dilansir dari laman indonesia.go.id, ciri khas cemilan ini saat dimakan bagian luar terasa renyah, sedang bagian dalam agak kenyal. Terasa sedap dinikmati bila dicocol dengan sambal pedas. Sensasi pedas, gurih, renyah dan kenyal ini yang membuat  ketagihan.

Bahan dasar dari cemilan gorengan ini adalah ubi talas, ada yang menyebutnya ubi keladi. Sementara “uyen” sendiri sering juga disebut talas goreng atau keladi goreng.

Tidak semua jenis talas enak untuk diolah menjadi uyen. Talas yang digunakan adalah talas pandan. Ciri ubi keladi ini berwarna ungu dan  pangkal pelepahnya berwarna kemerah-merahan.

Satu lagi cirinya yaitu saat direbus berbau seperti daun pandan wangi. Talas pandan tidak mengandung “kristal” yang dapat menimbulkan rasa gatal pada tubuh.

Bukan berarti talas ketan atau dikenal dengan talas Bogor tidak enak untuk diolah menjadi uyen. Jenis talas ini mengandung “kristal” sehingga bagi yang memiliki badan sensitif bisa menyebabkan gatal.

VARIASI

Nama boleh sama, tetapi cara variasi bahan dan bumbu bisa berbeda di tiap daerah. Demikian pula dengan cemilan uyen ini. Terdapat perbedaan mencolok antara uyen ala Medan dengan ala Pontianak (Ponti).

Uyen ala Ponti adonan parutan talas ditambahi dengan butiran atau pecahan kacang tanah. Dari cita rasa tidak segurih uyen Medan. Pada talas goreng ala kota Khatulistiwa ini  tampak tonjolan-tonjolan butir-butir kacang tanah setelah di goreng.

Sedangkan ala Medan, cita rasanya lebih gurih. Tidak ada taburan butiran – butiran kacang tanah. Perbedaan terlihat setelah adonan uyen diangkat dari penggorengan. Pada bagian luar cemilan ini tak terlihat taburan kacang tanah.

SAMBAL

Selain dari bahan, keunikan cemilan uyen ada pada sambalnya. Apakah racikan sambal dari dua daerah tersebut berbeda?

Sambal untuk menemani mengudap uyen ala Ponti biasanya terdiri  campuran 3 rasa, yakni manis, pedas dan asem. Tiga rasa tersebut didapatkan dari gula, cabe dan perasaan jeruk nipis.

Pada sambal uyen ala Medan, ketiga cita rasa itu juga ada. Namun rasa asam lebih menonjol.  Keasaman pada sambal ini bersumber dari bahan tauco yang ditambahkan. Rasa asli bahan ini adalah asam saat dicampur dengan peraaaan jeruk menjadi terasa unik rasa asamnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top