ADVERTORIAL

Wakil Ketua DPRD Kaltim Andi Harun Dorong Solidaritas Semua Pihak Hadapi Penyebaran Covid-19

Wakil Ketua II DPRD Kaltim Andi Harun saat diwawancari oleh kepada awak media di Kantor PKS Kaltim (25/3/2020).

SAMARINDA, Kate.id – Solidaritas semua pihak sangat dibutuhkan dalam menghadapi penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim). Hal tersebut diutarakan Wakil Ketua II DPRD Kaltim, Andi Harun.

Ia berpendapat, butuh keterlibatan semua pihak dalam dalam melawaan virus corona. Sebab tidak mungkin jika menghadapi ini hanya dilakukan oleh pemerintah saja.

Andi Harun pun meminta seluruh elemen turut mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau covid-19. Apalagi, saat ini ketersediaan alat pelindung diri atau APD masih langka di pasaran.

Ia berharap, bantuan dari sejumlah pihak dapat mempermudah ketersediaan APD dan kebutuhan medis lainnya terkait penanggulangan Virus Corona dapat terpenuhi. “Kami juga mendorong pihak perusahaan tambang batu bara dan migas untuk berkontribusi,” katanya, kepada awak media saat ditemui di Kantor PKS Kaltim, Jalan M Yamin, Kota Samarinda, Rabu (25/3/2020).

Ia menambahkan, bantuan perusahan sangat diperlukan disituasi seperti ini. Ia meyakini jika seluruh perusahaan kompak dapat memudahkan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran corona di Kaltim.

Bantuan perusahaan, kata dia sangat dimungkinkan. Sebab setiap perusahaan sesuai aturan memiliki dana program CSR kepada masyarakat. “Harus ada aksi nyata dari perusahaan. Kita minta mereka menyisihkan keuntungan mereka untuk berpartisipasi tangani penyebaran corona,” tegas Ketua DPD Gerindra Kaltim ini.

Sementara itu, disinggung sikap DPRD Kaltim soal anggaran penanganan Covid-19 di Kaltim, Andi menegaskan, bahwa DPRD dan Pemprov Kaltim telah menyetujui untuk mendahulukan alokasi anggaran untuk penanggulangan penyebaran covid-19. “Dalam waktu dekat kita setujui mendahului APBD perubahan,” ungkapnya.

Diketahui, Pemprov Kaltim telah menyampaikan alokasi dana darurat unutk penaganan Covid-19 sebesar Rp 33 miliar. Andi Harun menegaskan, jika angaran tersebut tidak mencukupi karena waktu penanganan ini tak terduga, maka pihaknya memastikan siap ditinjau ulang untuk segera dilakukan penambahan. “Yang jelas, kami akan dukung sesuai kebutuhan. Duit kita cukup kok, bahkan jika dialokasikan Rp 100 miliar bisa ada alokasinya,” pungkasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top