NASIONAL

Warganya Meninggal, Kota Solo Ditetapkan KLB Covid-19

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (kanan) dan Presiden RI Jokowi. (Wikimedia)

Kate.id – Kota Solo ditetapkan status kejadian luar biasa (KLB) virus corona (Covid-19). Kebijakan itu diambil Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo setelah seorang warga positif Covid-19 dan meninggal dunia.

“Kami dari hasil rapat koordinasi guna mengantisipasi kasus Covid-19 menetapkan Solo KLB corona,” ungkap Hadi.

Dia juga meliburkan sekolah mulai TK, SMP, hingga SMA baik negeri maupun swasta. Para siswa diminta belajar di rumah masing-masing selama 14 hari ke depan.

Pemkot Solo juga meniadakan kegiatan Car Free Day (CFD) hingga batas waktu yang belum ditentukan. Kegiatan kesenian tradisional yang melibatkan orang banyak juga ditiadakan.

“Kami juga meliburkan kegiatan pentas Wayang Orang Sriwedari dan ketoprak terkait kasus Covid-19 ini,” sebut Hadi.

Kebijakan lainnya, kegiatan olahraga di Stadion Manahan dihentikan. Destinasi dan transportasi pariwisata untuk sementara juga ditutup.

Hadi menginstruksikan agar upacara bendera dan apel bersama di Balai Kota Surakarta ditiadakan sementara. Kunjungan kerja dan penerimaan kunjungan kerja juga dibatalkan.

“Kami juga menunda kegiatan lomba tingkat kelurahan hingga dua pekan ke depan,” tegasnya.

Di samping itu, Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) ditunda selama dua pekan. Pemkot Surakarta juga meminta mal dan pasar tradisional menyediakan tempat warga untuk mencuci tangan dengan sabun, sehingga para pengunjung bisa menjaga kebersihan di tempat umum.

“Kami juga akan menggelar pemusnahan bintang, jenis kelelawar, kalong, dan codot di Pasar Burung Depok. Untuk sementara masyarakat hindari bersalaman dan kerumunan banyak orang,” tandasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top