ADVERTORIAL

Dukung Pelestarian Pesut, Bupati Kutai Kartanegara Tetapkan Kawasan Konservasi Air

Pemkab Kutai Kartanegara mendukung pelestarian pesut mahakam dengan menetapkan kawasan konservasi air.

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Untuk menjaga kelestarian pesut mahakam yang kian langka, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meneken SK Bupati terkait kawasan konservasi perairan sungai. Langkah strategis ini mendapat apresiasi banyak pihak.

Kawasan konservasi mencakup area dengan total luasan 43,117,22 hektare yang terdiri dari 1,081,28 hektare zona Inti dengan larangan ketat kegiatan penangkapan ikan, 14,947,65 ha zona perikanan berkelanjutan, 2,169,44 ha hutan sempadan sungai, 563,79 vegetasi/ hutan sempadan danau, dan 24.355,06 zona rehabilitasi perlindungan (gambut dan rawa-rawa (hutan)

“Saya sangat mendukung sekali upaya pelestarian pesut mahakam yang sangat langka sekali. Keputusan ini sebagai bentuk dukungan tersebut,” ujar Edi.

Surat Keputusan (SK) terkait kawasan konservasi perairan terdapat di empat kecamatan itu. Yaitu Muara Wis, Muara Muntai, Kota Bangun dan Muara Kaman.

Surat yang ditandatangani bupati pada akhir Febuari itu rupanya sudah ditunggu banyak pihak. Tak hanya untuk melestarikan pesut, tetapi juga untuk menjaga dan meningkatkan kualitas perairan di kawasan konservasi air. Sehingga secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan yang bermukin di sekitar kawasan perairan.

Yayasan Konservasi Rasi (Rare Aquatic Species of Indonesia), lembaga internasional yang fokus menangani perlindungan habitat pesut tersebut pun menyampaikan apresiasi kepada Edi.

Co-Founder RASI, Danielle Kreb dalam akun media sosial facebok miliknya mengatakan rasa syukur atas perhatian bupati tersebut. Apalagi penetapan kawasan konservasi air ini yang pertama dilakukan di Indoneaia.

“Kami sudah melakukan berbagai tahapan, seperti penelitian dan sebagainya. Sampai akhirnya disetujui sebagai wilayah konservasi ini,” ujar Dannielle.

Untuk saat ini, kata dia, jumlah pesut mahakam terus berkurang. Diperkirakan jumlahnya mencapai kurang dari 85 ekor. Dengan ditetapkannya kawasan konservasi air ini, diharapkan pelestarian pesut mahakam bisa berhasil. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top