ADVERTORIAL

Tersebar di Semua Kecamatan, Potensi Wisata Alam Kutai Kartanegara Menjanjikan

Pantai Panritalopi di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara. Lokasi yang nyaman menjadi tempat bersantai.

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Potensi wisata di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dianggap menjanjikan. Dalam data statistik daerah 2019, yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kukar, disebutkan jika prospek pariwisata di Kukar terbilang bagus.

Sejumlah objek wisata yang dimiliki Kukar kini hampir merata di seluruh kecamatan yang ada pada kabupaten ini. Objek wisata alam seperti air terjun, pantai hingga pegunungan bisa menjadi ciri khas sekaligus daya tarik Kukar.

Terdapat beberapa objek wisata yang beragam, baik wisata alam, wisata buatan, maupun wisata budaya. Objek wisata yang paling banyak adalah wisata alam mencapai 22 buah, diikuti objek wisata sejarah yang mencapai 18 buah, kemudian objek wisata buatan sebanyak 12 buah dan obyek wisata pendidikan sebanyak 8 buah. 

“Selama ini, melalui pembentukan kelompok sadar wisata (pokdarwis), sinergi pengembangan wisata alam di Kukar sangat pesat. Misalnya saja untuk wisata pantai bisa dikatakan sedang hits di Kukar. Makanya kita dukung dengan infrastruktur yang baik,” kata Bupati Kukar Edi Damansyah.

Salah satu pantai di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar) bernama Panritalopi saat dijadikan lokasi Musrenbang tingkat kecamatan. 

BPS dalam uraian data statistik bahkan menegaskan jika potensi kepariwisataan di Kukar menjanjikan di masa yang akan datang. Hal ini membuat Edi optimistis upaya pemerintah mendorong kemandirian warga, bisa mewujudkan percepatan perekonomian di kecamatan-kecamatan yang memiliki potensi wisata.

“Tentunya banyak sektor nanti yang ikut mengiringi. Mulai dari transportasi, kuliner, UMKM, perhotelan dan lainnya. Sehingga, roda perputaran uang juga semakin pesat dan meningkat,” tambahnya.

Untuk data kunjungan wisatawan tahun 2018, menunjukkan bahwa sejumlah 1.296.197 wisatawan mengunjungi daya tarik wisata budaya yang tersebar di Kukar. Selain giat melakukan promosi, pemerintah juga sedang menyelaraskan semua stake holder untuk bersinergi.

“Misalnya saja pembangunan infrastruktur saat ini juga harus bisa beririsan dengan sektor pariwisata dan pertanian. Agar saling menguntungkan,” tutup Edi. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top