ADVERTORIAL

Komisi III Dorong Bandara APT Pranoto Layani Penerbangan hingga Malam

Susana rapat kerja Komisi III DPRD Kaltim dengan Dinas Perhubungan Kaltim.

SAMARINDA, Kate.id – Komisi III DPRD Kaltim mendorong agar Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Samarinda dapat segera beroperasi layanan penerbangannya hingga malam. Hal tersebut dibahas saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III RDP dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Senin (9/3/2020).

Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun. Serta anggota Komisi III lainnya, di antaranya Seno Aji, Muspandi, dan Martinus. Sementara dari Dishub Kaltim dipimpin Plt Kepala Dishub Hafid Lahiya dan jajarannya.

Rapat sekira dua jam berlangsung tertutup tanpa boleh dihadiri oleh wartawan. Usai rapat Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud mengatakan, pembahasan lebih kepada program kerja Dishub Kaltim pada tahun ini.

Dia menyatakan ada banyak yang dibahas. Salah satunya terkait dengan pengembangan Bandara APT Pranoto. Di mana, Komisi III menginginkan agar bandara tersebut dapat segera meningkatkan pelayanan. Seperti melayani penerbangan hingga malam.

“Rapat tadi membahas rencana kelanjutan pembangunan bandara APT Pranoto, supaya bisa terbang malam,” kata politikus Partai Golkar ini.

Selain itu pihaknya mendorong agar bandara tersebut dapat bersiap menyambut Ibu Kota Negara. Yaitu dengan menyiapkan master plan pengembangan secara menyeluruh. “Terus bandaranya bertambah (luas) untuk menunjang IKN yang sudah mulai berjalan,” ujar Hasanuddin.

Menurut dia, ada berbagai kendala yang dihadapi untuk meningkatkan pelayanan misalnya lampu runway. “Lampu sekarang belum berjalan. Insya Allah akhir Maret sudah bisa dikerjakan,” bebernya.

Dengan demikian, dari pemaparan Dishub Kaltim ditargetkan April pelayanan penerbangan di Bandara APT Pranoto bisa sampai malam. “Jadi Maret selesai pemasangan lampu, April sudah bisa penerbangan malam. Terkait masalah anggaran, semua telah ditanggung APBN. Dan tahun 2021 sekitar Rp 580 Miliar,” tambahnya.

Sementara itu Kasi Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat bandara APT Pranoto, Dwi Muji menjelaskan pihaknya akan membahas kembali masterplan pembangunan bandara APT Pranoto untuk mengakomodasi kebutuhan IKN.

“Untuk penerbangan malam, pemasangan lampu Runway sudah dilakukan sampai bulan Desember kemarin. Saat ini kami sedang mengupayakan kalibrasi lampu pendaratan visual dan lampu landasan. Sehingga nanti setelah dikalibrasi segera akan klir untuk pelayanan operasional,” kata Dwi. (sb)

Comments

BERITA TERBARU

To Top