ADVERTORIAL

Andi Harun Sayangkan Tak Ada Tokoh Kaltim Masuk Kandidat Kepala Badan Otorita IKN

Wakil Ketua DPRD Kaltim II, Andi Harun

SAMARINDA, Kate.id – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Harun, menyayangkan tak ada tokoh asal Kaltim yang masuk daftar calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN).

Politikus Gerindra ini bahkan meminta kepada Presiden Joko Widodo agar dapat mempertimbangkan hal tersebut, mengingat letak ibu kota negara berada di Kaltim. “Sebagai warga Kaltim, kami di DPRD menyayangkan kenapa tidak ada nama tokoh asal Kaltim,” ungkapnya, saat ditemui dusai kegiatan disalah satu hotel di Samarinda, Senin (5/3/2020). 

Diketahui Presiden Jokowi telah menyebutkan empat nama kandidat calon Kepala Otorita IKN. Keempat nama itu adalah Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro, Ahok, CEO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyana, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. 

Menurut Andi Harun, memasukan tokoh Kaltim masuk dalam struktur badan otorita IKN sangat penting, karena pertimbangan lokasi dan pendekatan sosial. “Tokoh Kaltim akan lebih mudah berinteraksi dengan penduduk lokal yang ada di sekitar ibu kota negara dalam urusan tertentu,” jelasnya.

Tak hanya itu, kata dia, keterlibatan tokoh Kaltim juga mengamankan kepentingan daerah dan bisa memberi manfaat. Karena, ibu kota negara harus punya dampak positif bagi Kaltim.

Ia berpandangan, bahwa lembangunan ibu kota negara harus sejalan dengan wilayah penyangga, sehingga tidak timpang. Jangan sampai Kaltim hanya menerima euforia saja. Apalagi pemindahan ibu kota negara akan membawa dampak perpindahan penduduk dalam jumlah besar.

“Bayangkan jutaan orang akan migrasi kesini. Infrastruktur pendukung di wilayah penyangga harus memadai. Kalau tidak, akan sangat sesak. Itu baru dari sisi pendudukan, belum lagi persoalan lain seperti ketersediaan pangan dan aspek sosial lainnya,” terang Ketua DPD Gerindra Kaltim ini.

“Jika tokoh Kaltim masuk dalam tataran itu, maka akan melihat dan mempertimbangkan hal-hal tersebut. Misalnya infrastruktur, ekonomi, sektor industri, masalah sosial dan lainnya. Ini harus punya dampak positif,” tambahnya. 

Oleh sebab itu, Andi Harun meminta agar Gubernur Kaltim, para bupati dan wali kota, tokoh masyarakat dan DPRD di Kaltim memperjuangkan usulan tokoh Kaltim masuk dalam daftar calon kepala badan otorita ibu kota negara.

“Kita harus pro aktif memberi usulan kepada Bapak Presiden bahwa Kaltim memiliki banyak tokoh yang potensial, punya leadership yang baik, figur yang mengenal daerah ini dengan baik,” terang Andi. Dia pun optimistis Presiden akan mempertimbangkan aspirasi masyarakat Kaltim. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top