SEPAK BOLA

Ambisi Curi Poin Gagal, Borneo FC Takluk 2- 3 Atas Persija di GBK

Kate.id – Ambisi Borneo FC menuai poin di laga pekan pertama Liga 1 musim 2020 pupus. Pesut Etam harus mengakui keunggulan 2-3 dari Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (1/3).

Tiga gol tuan rumah lahir dari kaki Osvaldo Haay di menit 21, Marko Simic di menit 36 dan Evan Dimas Darmono di menit 86. Sementara, dua gol Borneo FC Samarinda diciptakan oleh Fransisco Torres di menit 71 dan gol bunuh diri dari Ryuji Utomo di menit 90+4.

Hasil ini pun membuat Borneo FC Samarinda gagal mengulang hasil manis dalam dua musim terakhir, di mana di awal musim selalu ditandai dengan hasil imbang. Namun, semua pertandingan di dua musim sebelumnya dimainkan di kandang.

Sebenarnya, penampilan menjanjikan diperlihatkan Borneo FC Samarinda di laga pembuka Liga 1 musim 2020. Namun Perija berhasil unggul, di jeda babak pertama dua gol yang dicetak Osvaldo Haay (21′) dan Marko Simic (36′)

Di laga yang dihelat di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta ini, Borneo FC Samarinda tampil lebih menekan di awal permainan. Francisco Torres dan Diogo Campos beberapa kali menyulitkan pertahanan Persija yang dikawal Maman Abdurrahman dan kawan-kawan. Namun, Persija justru mencetak gol lebih dulu lewat Osvaldo Haay. Kemudian serangan balik cepat di menit 36, membuat Simic memperbesar skor.

Di babak kedua, Borneo FC Samarinda sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol dari Torres. Saat kedudukan 2-1, Borneo FC terus menekan. Namun lagi-lagi serangan balik cepat, membuat Evan Dimas menambah keunggulan tuan rumah. Gol bunuh diri Ryuji Utomo, hanya sekadar memberi harapan bagi tim tamu karena waktu pertandingan mendekati menit akhir.

AKUI BORNEO SULITKAN PERSIJA

Pelatih Persija Jakarta Sergio Farias mengakui Borneo FC menyulitkan timnya ketika kedua klub bertemu dalam laga Liga 1 Indonesia 2020 di Jakarta, Minggu.

“Mereka bermain menyerang dan membuat kami kesusahan,” ujar Farias setelah pertandingan usai di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, seperti dikutip dari Antara.

Kesukaran semakin bertambah untuk Persija karena beberapa pemain dinilai tampil gugup pada laga perdana Liga 1 Indonesia 2020 itu. Kemudian, menurut juru taktik asal Brazil itu, para pemain Borneo juga lebih baik secara postur.

“Fisik pemain kami belum sempurna sehingga kami dapat kebobolan dari skema umpan silang lawan. Sementara gol kedua Borneo adalah hasil kesalahan kami sendiri. Kami harus memperbaiki ini dan menjadi lebih baik lagi ke depan,” kata Farias.

KURANG BERUNTUNG

Semtara itu, pulang tanpa membawa poin, pelatih Borneo FC Edson Tavares tetap mengapresiasi permainan timnya. Dia menyebut hasil yang didapat hanya karena kurang beruntung.

“Lihat berapa banyak peluang yang kami dapat. Tapi karena tidak beruntung hanya dua gol yang didapat. Kami harus evaluasi lagi,” kata Tavares.

Namun permasalahan utama Borneo FC di laga tersebut adalah buruknya koordinasi pemain bertahan. Persija amat mudah menceploskan tiga gol.

“Ini laga awal yang berat. Kami sudah mencoba yang terbaik. Soal lini belakang memang kurang baik dan pasti kami perbaiki,” imbuhnya.

Kekalahan atas Persija disesalkan bek sekaligus kapten Borneo FC Diego Michiels. Dia menilai timnya layak mendapat poin. Sayang dewi fortuna belum berpihak.

“Saya mewakili semua pemain meminta maaf gagal meraih poin. Laga perdana memang berat. Tapi akan kami balas di kandang,” tegas Diego.  (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top