METROPOLIS

Kemenkominfo Evaluasi Implementasi Smart City di Kutai Kartanegara

Pembahasan program evaluasi pelaksanaan Smart City sekaligus bimbingan teknis kesiapan Pemkab Kukar menuju kota smart city, di ruang serba guna kantor bupati, Selasa (25/2/2020).

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Pemerintah pusat terus melakukan program menuju Smart City yang telah dilakukan sejak 2018 lalu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI pun menggelar pembahasan program evaluasi pelaksanaan Smart City sekaligus bimbingan teknis.

Hal ini dilakukan untuk evaluasi sampai sejauh mana kesiapan Pemkab Kukar menuju kota smart city. Evaluasi bertempat di ruang serba guna kantor bupati kegiatan digelar pada Selasa (25/2/2020), dilanjutkan peninjauan lapangan pada Rabu (26/2/2020).

Pembahasan program evaluasi dibuka langsung Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkab Kukar Muhammad Irfan Pranata. Dengan pelaksanaan pembahasan program evaluasi smart city, Kemekominfo RI melakukan tinjauan lapangan yang bertujuan memberikan pembimbingan cara melakukan evaluasi program Smart City.

Juga melakukan pemeriksaan kembali atau cross check terhadap hasil evaluasi yang diperoleh Pemkab Kukar dalam kurun waktu 2018-2019. Sekaligus diharapkan dapat membantu daerah meningkatkan nilai evaluasi pada tahun 2020.

“Tujuan evaluasi ini di antaranya memberikan rekomendasi perbaikan terhadap pelaksanaan program smart city,” ujar Irfan.

Pembahasan program evaluasi dan bimbingan teknis Smart City ini tak hanya melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika Kukar, melainkan juga seluruh Organisasi Perangkat Daerah se-Kabupaten Kukar. Turut hadir sebagai narasumber Barry Simorangkir sebagai asesor pembimbing evaluasi program Smart City.

Barry Simorangkir menerangkan, evaluasi ini dilakukan pada Pemkab Kukar yang masuk dalam gerakan Smart City pada tahun 2018 yang jumlahnya saat ini mencapai 75 daerah.

Maksud dari evaluasi ini adalah untuk melakukan perbaikan dan peningkatkan kualitas dan pengaruh layanan tersebut pada publick. Mulai dari penerapan smart governance, smart branding, smart economy, smart society, hingga smart living.

“Jadi kami lakukan evaluasi semua, agar pengembangan kawasan perkotaan yang terintegrasi dengan daerah sekitarnya. Ini menjadi salah satu cara untuk mewujudkan konsep smart city. termasuk penerapan teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan elektronifikasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kukar Bahteramsyah menyambut baik penyelenggaraan program evaluasi smart city yang diadakan di Tenggarong ini. Menurutnya, evaluasi ini merupakan kesempatan bagi OPD Kabupaten Kukar untuk bisa saling bertukar informasi. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top