HUKUM & KRIMINAL

Unggah Hoaks Pengeroyokan di Sampit, Warga Palangka Raya Dipanggil Polda

Ilustrasi.

Kate.id – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta masyarakat membaca berita yang beredar dengan teliti guna menghindari berita bohong atau hoaks. Dalam hal ini, jangan sekadar membaca judulnya saja tetapi mesti membacanya sampai habis dan memahami isinya. Sehingga tidak salah dalam menyimpulkan.

Sebagaimana yang dilakukan Supriyanto atau biasa dipanggil Iqbal (29) warga Jalan Yos Sudarso Palangka Raya, Kalteng. Dia mengunggah hoaks di media sosial terkait kasus pengeroyakan oleh oknum warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Sampit dengan mengatakan korbannya meninggal dunia.

Padahal faktanya, korban pengeroyokan hanya luka ringan dan sekarang sudah bekerja seperti biasa. Di hadapan Tim Media Sosial Bidang Humas Polda Kalteng, Iqbal mengakui kesalahannya dan menyesal telah mengunggah hoaks ke akun facebook pribadinya.

“Mohon maaf saya teledor pak. Saya membaca berita online ada orang dikeroyok terus meninggal, saya kira itu kejadian yang di Sampit. Eh, tidak tahunya di Jawa,” kata Iqbal sambil menunduk, Ahad (16/2/2020) siang dalam siaran pera Humas Polda Kalteng.

Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol Ilham Salahudin melalui Kabidhumas Kombes Hendra Rochmawan mengingatkan agar masyarakat jangan memgunggah hoak. Karena dampaknya akan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Informasi yang tidak benar seperti yang diunggah oleh Iqbal tersebut dampaknya akan meresahkan masyarakat dan akan memicu konflik sosial antar warga,” sebut Hendra.

Untuk itu dia mengimbau apabila membaca berita harus tuntas. Jangan hanya membaca judulnya saja tetapi membaca keseluruhan isinya dan pahami maksudnya. Pun begitu, Hendra menegaskan kasus pengeroyokan di Sampit murni kasus kriminal.

“Untuk kasus pengeroyokan di Sampit, tolong jangan dikait-kaitkan dengan suku apapun, karena itu kasus kriminal murni. Pelakunya sudah ditahan dan sudah diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tutupnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top