ADVERTORIAL

Reses di Kutai Kartanegara, Wakil Ketua DPRD Kaltim Samsun Dorong Kesiapan Sektor Pertanian Sambut IKN

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Seluruh Anggota DPRD Kaltim tengah melakukan reses masa sidang I tahun 2020. Dimulai sejak 12 hingga 19 Februari. Tak terkecuali, Wakil Ketua DPRD Kaltim I, Muhammad Samsun. 

Reses kali ini, ia menyambangi konstituennya di beberapa tempat di Kabupaten Kutai Kartanegara. Salah satunya Desa Bhuana Jaya, di Kutai Kartanegara, Jumat (14/2/2020). 

Sejumlah permasalahan yang disampaikan oleh masyarakat kunjungan reses itu. Seperti persoalan kondisi infrastruktur jalan, ketersediaan air, hingga kebutuhan pertanian bagi petani, yang merupakan profesi utama masyarakat di sana.

Dalam permasalahan pertanian, kata dia, petani tak jarang mengalami kesulitan ketersediaan air. Apabila kemarau, area pertanian menjadi kekeringan. Namun jika hujan, banjir merendam lahan pertanian. 

Menurutnya, disinilah harus ada intervensi pemerintah untuk mencarikan solusi. Agar irigasi pertanian dapat tetap berjalan dalam kondisi cuaca apapun. “Kita perlu buat semacam embung, waduk dan irigasi yang dapat mengelola ketersediaan air untuk pertanian di sini,” kata politikus PDI Perjuangan ini.

Ia mengungkapkan, kebutuhan lainnya, juga turut diusulkan oleh masyarakat. Seperti bantuan alat pemotong padi. Samsun pun berjanji akan memperjuangkan hal tersebut.

Bahkan pada APBD tahun 2020 ini, ia telah memasukkan usulan untuk pembangunan irigasi dan bantuan pupuk dan peralatan bagi petani. “InsyaAllah akan direalisasikan pada pertengahan tahun ini,” imbuhnya. 

Ia berpandangan, sudah seharusnya sektor pertanian mendapatkan perhatian lebih. Untuk mempersiapkan daerah dalam menyambut Ibu Kota Negara (IKN). Kutai Kartanegara, sangat berpotensi untuk memasuk kebutuhan pangan di IKN.

Sebab, kata dia, sektor pertanian adalah salah satu peluang penting dalam menyambut datangnya IKN di Kaltim. “Bahkan era modernisasi ini harus disambut dengan terbuka, yakni dengan mengunakan teknologi pertanian guna mendorong produktivitas tersebut,” tutup Samsun. 

Oleh karena itu, ia mendorong agar daerah yang memiliki potensi pertanian, supaya memiliki perhatian khusus. Mulai dari infrastruktur, penyediaan pupuk, bibit dan lainnya, guna memaksimalkan produktifitas potensi pertanian.

“Supaya terjadi peningkatan hasil pertanian yang ujungnya adalah peningkatan kesejateraan masyarakat,” harapnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top