NASIONAL

Tenaga Pendidik Kurang, Prajurit TNI Bantu Mengajar di PAUD

Anggota Pos Oepoli Tengah Satgas Yonif 132/BS, menjadi tenaga pendidik untuk membantu mengajar di PAUD. (foto: Puspen TNI)

Kate.id – Prajurit TNI terus menunjukkan kemanunggalannya dengan masyarakat, bahkan hingga kanak-kanak usia dini. Sebagaimana yang terjadi di Desa Netemnanu Selatan, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (11/02/2020). Peduli akan dunia pendidikan di perbatasan, anggota Pos Oepoli Tengah Satgas Yonif 132/BS, menjadi tenaga pendidik untuk membantu mengajar di PAUD Hosana yang ada di daerah tersebut.

Kurangnya tenaga pengajar menjadi salah satu permasalahan yang ada di perbatasan. Hal ini lantas menjadi perhatian khusus Satgas Yonif 132/BS untuk turut andil dalam membantu meningkatkan pendidikan di perbatasan, dengan mengajar disekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pendidik, seperti yang dilakukan anggota Pos Oepoli Tengah yang menjadi tenaga pendidik di PAUD Hosana.

“Kurangnya tenaga pendidik di perbatasan ini menjadi perhatian khusus kami Satgas Yonif 132/BS, untuk membantu kesulitan yang dialami di perbatasan ini, maka dari itu kami Satgas Yonif 132/BS menyiapkan diseluruh jajaran Pos memiliki anggota yang sudah memiliki keahlian dalam dunia pendidikan,” ungkap Letkol Inf Wisyudha Utama selaku Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI.

Seperti yang dilakukan anggota Pos Oepoli Tengah yang tanpa basa-basi, terjun langsung ke PAUD Hosana untuk mengisi kegiatan belajar mengajar. Tak ayal suasana langsung semarak ketika anak-anak antusias menyimak pelajaran yang diberikan oleh anggota Satgas.

“Anak-anak sangat antusias dan semangat ketika anggota Satgas memberikan materi belajar sambil bermain, salah satunya dengan bernyanyi sambil berhitung, membaca puisi, dan yang paling membuat suasa menjadi semarak ketika anak-anak diajarkan yel-yel oleh anggota Satgas.” tutur Wisyudha Utama.

Sementara itu, Suni Yanti (39) salah seorang guru pengajar mengatakan, pihaknya merasa bangga dan bersyukur atas keterlibatan anggota TNI dalam pendidikan di perbatasan. Pihak PAUD sangat mengapresiasi tindakan anggota TNI yang bukan hanya fokus pada kegiatan fisik saja, melainkan kegiatan non fisik juga menjadi prioritas.

“Tentu kami merasa bangga dan bersyukur. Selain menjalankan tugas menjaga perbatasan, bapak TNI ini juga menyempatkan diri untuk membantu mengajar para anak-anak di PAUD kami,” sebutnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top