METROPOLIS

Semua Wilayah Penajam Paser Utara Masuk Wilayah Ibu Kota Negara

Gerbang selamat datang di Kabupaten Penajam Paser Utara, dari arah pelabuhan feri Balikpapan. (Foto: Wikimedia)

Kate.id – Seluruh wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) bakal masuk kawasan ibu kota negara Indonesia yang baru. Hal ini diungkapkan Abdul Gafur Mas’ud selaku Bupati PPU. Kata Mas’ud, hal tersebut telah dipastikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil menyebutkan.

“Tidak sebagian, tapi seluruh wilayah Penajam Paser Utara menjadi kawasan ibu kota negara. Namun, tetap ada pembagian wilayah zona satu, dua, dan seterusnya,” ungkap Abdul Gafur Mas’ud, Jumat (7/2/2020) dikutip dari Kantor Berita Antara.

Kata dia, sejatinya Pemerintah Kabupaten PPU mengusulkan untuk memasukkan seluruh wilayah PPU ke dalam kawasan ibu kota baru. Malahan pihaknya berkoordinasi langsung dengan Menteri ATR/BPN. Namun sebelum usulan tersebut disampaikan, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil sudah lebih dahulu menyatakan seluruh wilayah Kabupaten PPU masuk dalam kawasan ibu kota negara Indonesia yang baru.

Agar tidak menjadi konflik sosial, lanjut Mas’ud, maka diusulkan seluruh wilayah PPU masuk dalam kawasan ibu kota negara menggantikan Jakarta. “Bisa terjadi konflik sosial dan menjadi perdebatan menyangkut tapal batas. Tetapi jika seluruh Penajam Paser Utara masuk kawasan ibu kota negara tidak perlu ada pemekaran lagi,” sebut Mas’ud.

Untuk menghindari terjadinya perdebatan yang panjang terutama menyangkut tapal batas kata Bupati, maka diusulkan agar seluruh wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara masuk kawasan ibu kota negara yang baru. Sehingga tapal batas wilayah sudah jelas dan tidak ada lagi pengembangan dan permasalahan lainnya dengan pemindahan ibu kota negara itu.

“Informasinya sekitar Maret 2020 sudah mulai pembangunan,” tambah Mas’ud. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top