SELEB

Siti Badriah Diperiksa Polisi Terkait Investasi Bodong

Siti Badriah. (Foto: ig @sitibadriahh)

Kate.id – Penyanyi dangdut Siti Badriah berurusan dengan aparat kepolisian lantaran kasus investasi bodong MeMiles. Pelantun ‘Lagi Syantik’ itu diperiksa Polda Jawa Timur (Jatim) di Surabaya, Senin (3/2/2020).

Usai pemeriksaan, perembuan yang karib disapa Sibad itu menegaskan dirinya tak terlibat kasus MeMiles. Sibad mengaku hubungannya dengan aplikasi milik PT Kam and Kam itu hanya sebagai pengisi acara yang digelar perusahaan tersebut.

“Saya hanya sebagai pengisi acara. Tidak pernah dapat reward apapun,” klaim Sibad, dikutip dari Kantor Berita Antara.

Sibad diperiksa penyidik sekira satu setengah jam dan dicecar sebanyak 28 pertanyaan terkait keterlibatannya di investasi yang menyeret beberapa nama figur publik tersebut. Dia mengaku pernah ditawari promosi oleh MeMiles namun menolaknya.

“Promosi segala macam, semua orang pasti ditawarin. Tetapi intinya saya hanya murni sebagai pengisi cara, tidak dapat reward,” ucapnya.

Sementara itu, Kombes Pol Trunoyudo selaku Kabid Humas Polda Jatim mengatakan peran Sibad dalam kasus ini hanya sebagai pengisi acara di salah satu acara yang digelar MeMiles. “Ternyata peran saudari Siti Badriah hanya mengisi acara dan kemudian yang bersangkutan sempat ditawari menjadi member dari ‘MeMiles’ tapi tidak mengiyakan,” kata Trunoyudo.

Dalam kasus ini sendiri polisi telah menetapkan lima tersangka yaitu Direktur PT Kam and Kam Kamal Tarachan, manajer Suhanda, motivator dr Eva Martini Luisa, Kepala Tim IT Prima Hendika, serta Sri Wiwit, orang kepercayaan direktur PT Kam and Kam yang bertugas membagi reward kepada para member.

Polisi telah memeriksa beberapa artis dan figur publik dalam kasus ini, yakni Eka Deli, Marcello Tahitoe, Pingkan Mambo, Tata Janeeta, Regina Idol, dan desainer Adjie Notonegoro. Selain itu, polisi juga memeriksa cucu Presiden ke-2 RI Soeharto, Ari Sigit dan istrinya Rika Callebaut, terkait keterlibatan mereka di investasi bodong tersebut.

Polisi juga telah menyita barang bukti uang tunai dari tersangka sebesar Rp136 miliar, 24 unit mobil, dua unit sepeda motor, serta puluhan barang elektronik dan beberapa aset berharga lainnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top