INTERNASIONAL

Malaysia Deportasi Seratusan TKI Bermasalah

Sebanyak 157 TKI dideportasi dari Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Selasa sore. (Foto: Ogen/Antara)

Kate.id – Sebanyak 157 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dideportasi Pemerintah Malaysia, Selasa (28/1/2020) sore. Mereka dideportasi melalui pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

“Terdiri dari 132 laki-laki, 23 wanita, dan dua anak di bawah lima tahun,” kata Pitter M Matakena selaku Koordinator Rehabilitasi Sosial, Tuna-Sosial, dan Korban Perdagangan Orang, Kementerian Sosial (Kemenso) RI, dikutip dari Kantor Berita Antara

Para TKI tersebut, sebut Pitter, dipulangkan karena berbagai masalah. Di antaranya seperti menggunakan paspor pelancong untuk bekerja di Malaysia. “Jadi gayanya saja pergi melancong, tapi sampai di Malaysia justru bekerja,” ungkapnya.

Selain itu, para TKI ini rata-rata lari dari majikan tempat bekerja, kemudian keluar-masuk Malaysia menggunakan jalur tikus. Hingga kemudian tertangkap oleh aparat keamanan setempat. “Sebelum dideportasi ke Indonesia, mereka sempat dipenjara dulu di Malaysia,” urai Pitter.

TKI yang dipulangkan itu didominasi warga asal Jawa Timur, Lombok, Sumatra Utara, dan Aceh. Sementara ini mereka ditampung di rumah penampungan TKI di kilometer 14, Tanjungpinang, sambil menunggu jadwal pemulangan ke daerah masing-masing menggunakan kapal PT Pelni.

“Untuk jadwal pemulangan masih menunggu instruksi dari Kementerian Sosial,” tandas Pitter. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top