ADVERTORIAL

16 Raperda Masuk Program Kerja 2020, Tiga di Antaranya Segera Dibentuk Pansus

Suasana raker Bapemperda DPRD Kaltim membahas propemperda tahun anggaran 2020

SAMARINDA, Kate.id – Sebanyak 16 rancangan peraturan daerah (Raperda) yang masuk dalam program pembentukan peraturan daerah (propemperda) tahun 2020 ini. Dari jumlah tersebut tiga diantaranya bakal segera dibentuk panitia khusus (pansus) untuk pembahasannya. 

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kaltim, Muspandi, menuturkan, pihaknya telah membahas rencana kerja tahun ini. Hasilnya disepakati, bahwa dari 16 raperda yang menjadi usulan pemprov dan inisiatif DPRD Kaltim itu, telah dilakukan prioritas dalam waktu dekat.

“Hari ini ada 5 yang disepakati untuk di lanjutkan pembahasannya,”ujar Muspandi kepada, usai rapat kerja bersama seluruh anggota Bapemperda DPRD Kaltim, Selasa (21/1/2020). 

Adapun kelima raperda yang dimaksud yaitu, Raperda Perubahan Bentuk Perusahan Daerah Pertambangan Provinsi Kalimantan Timur menjadi Perusahaan Perseroan Daerah Pertambangan Kaltim Sejahterah. Lalu, Raperda Perubahan Bentuk Perusda MBS menjadi Perseroan MBS. Kemudian, Raperda Rencana Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil Provinsi Kalimantan Timur (RZWP3K). Keempat, Raperda Rencana Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Pemukiman (RP3KP) dan terakhir Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Provinsi Kawasan Industri Maloy.

Ia menjelaskan, dari lima skala prioritas yang akan dimulai pembahasannya pada triwulan pertama tersebut, tiga Raperda diantaranya bakal segera dibentuk pansus. Pertimbangannya, karena pembahasan raperda tersebut mencangkup lintas komisi. “Dari lima itu, tiga raperda nantinya akan dibentuk pansus lebih dulu, dengan masa kerja tiga bulan,” terangnya. 

Tiga pansus Raperda tersebut ialah RZWP3K, Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Provinsi Kawasan Industri Maloy dan Raperda RP3KP. 

Muspandi menargetkan batas akhir pengerjaan pansus berlaku selama tiga bulan tanpa perpanjangan. “Tiga bulan harus tuntas. Hari ini bersurat kepada pimpinan, terus dari pimpinan menyurati masing-masing fraksi untuk mendelegasikan anggotanya yang akan didistribusikan,” jelas Anggota Komisi III itu.

Lebih jauh, menurut Politikus PAN ini, pembahasan lima raperda setelah selesai, maka akan dilanjutkan pembahas agenda prioritas raperda berikutnya. Ia menargetkan pada triwulan kedua, sudah dimulai pembahasannya. 

“Tapi tidak mesti menunggu triwulan ke dua. Ketika Gubernur siap untuk menyampaikan kepada DPRD maka DPRD akan menindak lanjuti untuk langsung dibahas,” tandasnya. (tm)

Comments

BERITA TERBARU

To Top