HUKUM & KRIMINAL

Pengguna Narkotika di Kaltim Turun Drastis, Dari Empat Besar ke 23 Nasional

Ilustrasi say no to drugs (istimewa)

SAMARINDA, Kate.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur (Kaltim) menyebutkan, peringkat penyalahgunaan atau pengguna narkotika di provinsi ini menurun drastis. Dari semula pada tahun 2017- 2018 diposisi empat besar sebagai provinsi penyalahgunaan narkoba tertinggi, kini turun ke posisi ke-23 nasional. 

Data tersebut dari hasil survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Artinya, peringkat tersebut bertanda baik bagi provinsi Benua Etam ini, dalam hal menurunkan penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNNP Kaltim, Brigjen Pol Raja Haryono, mengatakan, sebelumnya  provinsi Kaltim berada pada peringkat keempat dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia.

Dari data tersebut, kata dia, jumlah pengguna setahun lalu pakai di Kaltim sebanyak 4.241 orang dengan angka prevalensi sebesar 0,10 persen. Sedangkan pada tahun sebelumnya lagi, kategori pernah pakai narkoba sebanyak 16.963 orang dengan prevalensi 0.50 persen.

Raja mengungkapkan, jumlah sekali pakai atau pernah pakai menjadi penyumbang terbesar sehingga peringkat Kaltim masuk peringkat empat besar kala itu. “Di tahun lalu, mereka ini banyak memberikan sumbangsih sehingga peringkat kita tinggi,” ungkapnya, kepada wartawan di Samarinda, belum lama ini.

Ia mengatakan survei diadakan di 34 provinsi dengan menyasar wilayah rawan narkotika. Untuk Kaltim sendiri, yang menjadi sampel adalah Samarinda dan Kutai Kartanegara. Adapun objeknya ialah pekerja, pelajar, dan Ibu rumah tangga.

Ia menilai, penurunan angka ini adalah hal yang membahagiakan. Meski perjuangan mengentaskan penyalahgunaan narkotika di Kaltim belum selesai. Ia tetap mengimbau agar masyarakat peduli memberikan masukan dan informasi akan bahaya penggunaan narkotika.

Dari hasil survei tersebut, diketahui peringkat pertama diduduki oleh Sumatera Utara, disusul Sumatera Selatan, kemudian DKI Jakarta, lalu D.I Yogyakarta, dan terakhir Sulawesi Tengah. 

“Kita harus terus berupaya menyelamatkan putra putri kita agar tidak terpapar narkotika,” tandasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top