ADVERTORIAL

Wakil Rakyat Kaltim Dapil Balikpapan Bakal Perjuangkan Lahan Eks Puskib

Wakil Ketua DPRD Kaltim F-PAN Sigit Wibowo. (Foto: hidayat/Kate.id)

SAMARINDA, Kate.id – Wakil rakyat DPRD Kaltim dapil Balikpapan tengah berjuang memperjuangkan aspirasi Pemkot Balikpapan untuk menghibahkan lahan eks Puskib dari Pemprov Kaltim. Diketahui lahan eks Puskib yang dikelola Perusda MBS awalnya direncanakan untuk dibangun Supermall. Namun hingga saat ini lahan tersebut tak kunjung dimanfaatkan. Rencana investasi mandek di tengah jalan.

Pemkot Balikpapan berinisiatif menjaga estetika dan tata ruang, mengusulkan ke pemprov agar lahan itu dihibahkan ke Pemkot Balikpapan. Untuk digunakan fasilitas umum seperti sekolah atau taman.

Wakil Ketua DPRD Kaltim dari F-PAN, Sigit Wibowo mengatakan, pihaknya sangat mendukung apa yang telah dilakukan Pemkot Balikpapan. Apalagi ada sinyal dari Gubernur jika memang memungkinkan lahan itu untuk dikelola oleh pemkot.

“Cuma harus ada kajian lebih dahulu. Apakah keputusannya itu diserahkan ke pemkot atau tidak diserahkan ke pemkot,” kata Sigit yang merupakan salah satu wakil rakyat DPRD Kaltim daerah pemilihan (Dapil) Balikpapan ini.

Menurut dia, 10 wakil rakyat provinsi dari Balikpapan siap bersatu memperjuangkan aspirasi itu. Sigit pun siap memperjuangkannya melalui mekanisme politik di DPRD Kaltim.

“Kajian itu diperlukan, mau dipergunakan untuk apa itu? Yang penting untuk kemaslahatan masyarakat, tidak ada masalah buat kami. Kami setuju saja,” imbuhnya.

Sigit mengaku juga kurang sependapat dengan kebijakan lahan eks Puskib itu dijadikan Supermall. “Cuma kita nanti diskusikan bersama 10 anggota DPRD Kaltim dari Balikpapan,”  sambungnya.

Sigit pun berpendapat, ada peluang jika lahan itu dihibahkan ke Balikpapan. Karena saban tahun ini, BUMD MBS gagal mengelola aset tersebut untuk berkontribusi terhadap pendapatan daerah. DPRD Kaltim melalui Komisi II tengah mengevaluasi BUMD MBS tersebut.

“Kami akan bahas seluruhnya. Karena ada banyak aset yang dikelola MBS ini tidak dimanfaatkan. Mandek begitu saja,” tegasnya.

Jika nantinya Pemprov dan DPRD Kaltim bersepakat untuk menghibahkan lahan itu ke Pemkot Balikpapan, maka MBS harus legawa melepas aset tersebut. Meskipun kata dia, selama ini mekanisme pelepasan aset tak semudah yang dibayangkan. Selama ini, Pemprov dan DPRD Kaltim hanya menyetujui untuk pinjam pakai kepada pemda.

“Entah itu diswakelola pemkot atau dihibahkan, kita tunggu saja hasilnya nanti,” tukasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top