ADVERTORIAL

Komisi II DPRD Kaltim Desak Pemerintah Maksimalkan Peluang Investasi dan Pariwisata

Rapat kerja Komisi II DPRD Kaltim bersama DPMPTSP dan Dinas Pariwisata Kaltim

SAMARINDA, Kate.id – Komisi II DPRD Kaltim terus melakukan rapat kerja (raker) dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra koalisi. Kali ini, Selasa (14/1/2020), Komisi II melakukan raker bersama Dians Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim.

Raker dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang dan Wakilnya Baharuddin Demmu dan sejumlah anggota Komisi II lainnya. Diantaranya, Akhmed Reza Fachlevi, Sutomo Jabir, Nidya Listyono, Safuad. Sementara, dari OPD, hadir Kepala DPMPTSP Kaltim Abdullah Sani dan Kepala Dinas Pariwisata Sri Wahyuni.

Dalam raker tersebut terungkap nilai investasi Kaltim terus mengalami peningkatan. Di tahun 2019, investasi di Kaltim mencapai Rp 32,5 triliun. Sedangkan di tahun 2020 ini, pemprov menargetkan nilai investasi tembus diangka Rp 36 tirliun.  

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang mengatakan, pihaknya menekankan agar pemprov Kaltim bersama OPD dapat memaksimalkan peluang dipilihnya Kaltim sebagai Ibu Kota Negara. Khususnya di sektor investasi dan pariwisata.

“Karena dampaknya sudah mulai terasa, ada banyak ivestor yag ingin masuk ke Kaltim. Harus dimaksimalkan, tetapi tetap kami minta juga harus dilihat dari sisi keuntungannya bagi daerah,” katanya, usai raker tersebut.

Untuk memaksimalkan itu, menurut dia, diperlukan koordinasi yang kuat dari DPMPTSP dengan seluruh OPD. Sebab dengan sinergitas yang terbangun, akan memudahkan investasi yang bakal masuk ke Kaltim. “Jangan sampai dipersulit,” pintanya.

Ia menilai, dengan dipilihnya Kaltim sebagai IKN tentu akan berdampak langsung pada investasi. Jika peluang itu dimaksimalkan bakal menguntungkan daerah dari sisi pertumbuhan ekonomi. “Secara langsung, memang kontribusi untuk PAD tidak terlalu banyak. Tetapi, perekonomiannya yang bisa kita lihat itu adalah multiplier effect nya ke masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu menekankan soal pariwisata. Kaltim harus dapat memaksimalkan peluang tersebut. Sebagai bagian dari reformasi ekonomi atas ketergantungan sumber daya alam.

Ia menilai, destinasi wisata di Kaltim jika dikemas seara baik mampu meningkatkan pundi-pundi PAD dari sektor pariwisata. Langkah merilis kalender event tahunan, kata dia, sudah cukup baik. “Bagaimana agar menghidupkan ekonomi dengan menumbuh kembangkan potensi wisata yang ada di Kalimantan Timur,” tandasnya. (tm)

Comments

BERITA TERBARU

To Top