ADVERTORIAL

Tingkatkan Produktivitas Kinerja, DPRD Kaltim Bakal Gelar BK Award

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kaltim, Seno Aji (Hidayat/Kate.id)

SAMARINDA, Kate.id – Sudah menjadi rahasia umum dari seluruh wakil rakyat, tidak semuanya produktif. Itulah stigma yang kerap menempel dari masyarakat kepada wakilnya di parlemen.

Stigma tersebut rupanya diakui Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kaltim, Seno Aji. Namun demikian dia mengklaim sudah punya solusi bagaimana membuang anggapan tersebut. Caranya yaitu dengan membuat award atau penghargaan terhadap wakil rakyat.

“Kami akan membuat BK Award. Sebuah penghargaan untuk mereka yang berprestasi,” kata Anggota DPRD Kaltim dari F- Gerindra ini.

Seno menjelaskan, BK Award diharapkan dapat menjadi motivasi dan semangat untuk koleganya. Khususnya dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penyambung lidah rakyat.

“Outputnya yang jelas anggota dewan sebagai fungsi masyarakat berjalan dengan baik. Baik fungsi pengawasan maupun legislasi lainnya,” jelasnya.

Dijelaskan, penilaian yang akan dilakukan bagi anggota dewan yang akan mendapatkan BK Award tersebut misalnya dilihat dari tingkat absensi kehadiran. Baik saat rapat paripurna, maupun rapat komisi dan badan, termasuk kegiatan menyerap aspirasi masyarakat.

“Yang menilai nanti kami di BK. Kami akan objektif melakukan penilaiannya,” imbuh Seno.

Lebih jauh dia mengatakan, pertimbangan ide terobosan ini mengadopsi dari DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Kata Seno, tingkat kehadiran wakil rakyat DPRD Jateng mencapai 90 persen. Hal ini yang akan dicoba diadopsi ke DPRD Kaltim.

“Kami ingin pacu teman-teman supaya DPRD Klatim dapat hal mengikuti hal yang sama. Memang ini tidak masuk dalam tatib, karena BK Award hanya sebagai motivasi saja,” jelasnya.

Diakui, ada anggota DPRD Kaltim yang tingkat kehadirannya tak produktif. Dalam tatib diatur, wakil rakyat yang melakukan ketidakhadiran 6 kali berturut-turut akan diusulkan untuk dilakukan pergantian antar waktu (PAW).

“Dari evaluasi masa sidang 1 2019, ada yang sudah mendekati 3 sampai 4 kali berturut-turut. Ini kami minta fraksinya menegur,” tegasnya.

Meski demikian, Seno mengaku belum menyosialisasikan BK Award ini kepada seluruh anggota. Ia menargetkan baru akan diimplementasikan pada Februari 2020 mendatang. “Kami akan umumkan setelah rapat paripurna kedua nanti. Saat ini masih finalisasi di internal BK. Soal hadiahnya apa, mudah-mudahan di bulan Februari sudah bisa diinformasikan,” pungkasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top