ADVERTORIAL

Makmur HAPK: Jangan Terlena Euforia IKN, Fokus Pemerataan Pembangunan

Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK disela-sela peringatan HUT ke- 63 Provinsi Kaltim, di Gedung DPRD Kaltim, baru-baru ini.

SAMARINDA, Kate.id – Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Makmur HAPK menegaskan pandangannya terkait Ibu Kota Negara (IKN). Ditengah momentum HUT ke-63 Kaltim tahun ini, memang menjadi istimewa. Sebab Kaltim telah dipilih menjadi lokus IKN masa depan Indonesia.

Namun, Makmur HAPK mengingatkan. Euforia IKN ini, tidak perlu berlebihan. Karena, diusinya yang sudah melewati setengah abad, Kaltim masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Kita jangan juga terpaku kepada pembangunan ibu kota saja. Ibu kota itu jelas, ada tanggungjawab pemerintah pusat yang ingin mewujudkan. Tapi, yang tidak kalah pentingnya harapan kita, pemerintah pusat juga melihat masyarakat Kaltim,” kata Makmur.

Pesan ini, tentu memiliki makna yang tersirat. Makmur tak ingin, semua terfokus memikirkan IKN lalu melupakan hal yang mendasar. Yakni memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Kaltim. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak terpaku pada euforia wacana pemindahan IKN tersebut.

“Masih banyak kebutuhan dasar masyarakat Kaltim itu belum terpenuhi. Kita bisa lihat di daerah pedalaman. Bagaimana mereka masih kekurangan listrik, sandang pangan dan papan,” ucapnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada pemerintah untuk tetap menjalankan fungsinya. Sesuai visi dan misi, mensejahterakan seluruh masyarakat Kaltim.  

Kendati demikian, pesan ini ditegaskan Makmur, bukan berarti pihaknya tak mendukung IKN berada di Kaltim. Lembaga DPRD Kaltim yang dipimpinnya, kata dia, siap berkomitmen mensukseskan rencana tersebut.

“Tapi juga harus dibarengi dengan suksesnya pembangunan masyarakat Kaltim secara keseluruhan. Untuk diketahui kita ini yang belum tuntas itu berkaitan dengan jembatan, air bersih, listrik. Nah ini yang juga harus menjadi perhatian utama,” terang mantan Bupati Berau ini.  

Untuk itu, politikus Partai Golkar ini berharap, pembangunan IKN juga dapat sejalan dengan pembangunan masyarakat Kaltim. Tidak adanya ketimpangan. Antara kesejahteraan masyarakat kota dengan masyarakat di daerah pedalaman.  

“Misalnya saja, kota Balikpapan dan Samarinda. Daerah lain di Kaltim diharapkan bisa setara dengan kedua kota itu. Itu perlu sentuhan khusus yang harus kita lakukan,” imbuhnya.

Makmur menegaskan siap mewakafkan dirinya untuk mensukseskan hal tersebut. Melalui sinergitas lembaga DPRD Kaltim dengan pemerintah, dalam upaya membereskan permasalah penghubung antar kabupaten/kota di Kaltim. Seperti jalan penghubung antar daerah, yang menjadi tanggung jawab provinsi. (tm)

Comments

BERITA TERBARU

To Top