ADVERTORIAL

Dewan Terima Sowan Gubernur Kaltim, Bahas Sekprov hingga IKN

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK dan jajarannya usai rapat tertutup dengan Gubernur Kaltim Isran Noor

SAMARINDA, Kate.id – DPRD Kaltim menerima sowan atau silaturahmi Gubernur Kaltim Isran Noor, Rabu (8/1/2020). Isran datang atas undangan pimpinan DPRD Kaltim. Gubernur diterima oleh Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK, Wakil Ketua Muhammad Samsun, Andi Harun, Sigit Wibowo hingga puluhan anggota DPRD Kaltim.

Seluruh wakil rakyat DPRD Kaltim bersama gubernur melakukan pertemuan tertutup di Gedung D lantai 6 DPRD Kaltim. Usai paripurna istimewa HUT Ke-63 Provinsi Kaltim. Dari infromasi yang dihimpun media ini, Gubernur menyampaikan sejumlah hal kepada wakil rakyat DPRD Kaltim. Mulai dari persiapan Kaltim sebagai IKN, hingga soal polemik Sekprov Kaltim.

Soal yang terakhir, sebelumnya sempat memanas, karena puluhan anggota dewan mengajukan hak interpelasi. Namun ditolak, diganti dengan memanggil gubernur dalam forum resmi.

“Iya soal Sekprov. Sudah jelas, (dari penjelasan gubernur, red) Keppres diubah, belum tahu lagi diubah tentang apa, tunggu dua minggu lah jelas sudah itu,” kata Anggota F-PDIP Martinus saat keluar meninggalkan ruang rapat ketika dikonfirmasi.

Selain itu, Ketua F- Golkar Andi Harahap, yang berhasil ditemui ditengah pertemuan juga menjelaskan, raker tersebut untuk menyelaraskan kinerja bersama dewan. “Selama ini kan susah OPD kalau kami panggil untuk meminta keterangan terkait sesuatu hal,” kata Andi Harahap.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim F- Gerindra Andi Harun, dari penjelasan gubernur bahwa penyelesaian masalah sekprov menggunakan ketentuan dan undang-undang yang berlaku.

Dirinya juga mengatakan, proses administrasi tengah berlangsung di Pemprov Kaltim, yakni melakukan pengusulan pembatalan Keppres terkait pengangkatan Abdullah Sani sebagai Sekprov, dan menerbitkan Keppres Sekprov yang baru.

“Kemungkinan bisa jadi opsinya terjadi pergantian. Karena opsi pergantian itu harus ditetapkan dengan Keppres juga kan,” kata Andi Harun.

Ia menjelaskan, terkait mekanisme usulan ke presiden apakah mengusulkan nama baru sebagai sekprov ataupun pengusulan seleksi ulang Sekprov Kaltim, semua diserahkan ke internal Pemprov Kaltim.

“Saya kira itu masalah mekanisme internal pemprov. Apakah seleksi ulang atau diusulkan nama baru, kami serahkan ke Gubernur Kaltim,” pungkasnya.

Namun demikian, usai pertemuan yang berlangsung sekitar 2 jam itu, Isran menolak untuk menjelaskan perihal jabatan Sekprov.

Ia mengakui hanya menjelaskan soal persiapan Kaltim sebagai IKN. Menurutnya, dirinya telah menjelaskan seluruhnha ke anggota dewan yang terhormat proses penetapan IKN di Kaltim. “Alhamdulillah, silaturahmi dengan anggota DPRD Kaltim. Kita jelaskan seluruhnya soal Ibu Kota Negara, dari ditetapkan presiden hingga saat ini. Bagaimana kita bersinergi pemprov dan DPRD nya dalam mensukseskan Ibu Kota Negara ini,” ucapnya.

Sementara Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK memberikam apresiasi kepada Gubernur Kaltim Isran Noor yang telah bersedia menerima undangan lembaganya. Ia berharap, dengan pertemuan ini sinergitas dan komunikasi kedua lembaga dapat lebih baik dikemudian hari, dalam mensuksesnya program-program yang direncanakan. “Semoga sinergitas ini terus ditingkatkan,” tandasnya. (tm)

Comments

BERITA TERBARU

To Top