METROPOLIS

BPJT Belum Tentukan Tarif, Jalan Tol Balikpapan – Samarinda Masih Gratis

Jalan Tol Balikpapan - Samarinda (Instagram/@amiluddin.a)

SAMARINDA, Kate.id – Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR hingga kini belum menentukan besaran tarif Jalan Tol Balikpapan- Samarinda. Pengguna jalan masih dibebaskan menggunakan jalan lintas hambatan tersebut secara gratis. 

Sebelumnya, jalan tol ini mulai dioperasikan  sejak 20 Desember lalu secara gratis usai diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Kala itu, periode layanan gratis dibatasi hingga masa berakhirnya liburan Natal dan Tahun Baru 2020 atau tepatnya hingga Minggu 5 Januari 2020. 

Namun, hingga saat ini BPJT belum mengeluarkan keputusan terkait besaran tarif jalan tol tersebut. Dikutip dari laman http://bpjt.pu.go.id/cek-tarif-tol tak ada tarif untuk ruas jalan tol Balikpapan- Samarinda. “Jika belum ada SK tarif tol,  keadaan tidak berubah. Masih seperti sekarang (gratis),” kata Staf Umum PT Jasamarga Balikpapan Samarinda, Hima Jaya, Minggu (5/12020).

Dengan demikian, kata dia, masyarakat masih bisa menikmati layanan gratis jalan tol sampai terbitnya ketetapan pusat terkait tarif tol tersebut.

Pihaknya juga tidak akan melakukan penutupan jalan tol pertama di Kalimantan itu. Jalan bebas hambatan yang peresmian pengoperasiannya dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo, 17 Desember tahun lalu itu akan tetap dibuka untuk umum.
“Kami masih menunggu keputusan pusat. Dan tidak ada rencana penutupan,” ungkap Hima.

Gerbang tol Palaran Jalan Tol Balilpapan- Samarinda. (Instagram/@ayukss)

Soal besaran tarif, Hima menjelaskan, penetapan mutlak kewenangan pusat BPJT Kementerian PUPR. Sementara Jasa Marga Balikpapan- Samarinda hanya membantu proses perhitungannya.
“Yang pasti, kami akan undang media untuk press conference dan kami akan sosialisasikan terlebih dulu kepada masyarakat,” tutup Hima. 

Belum ditetapkannya besaran tarif Jalan Tol Balikpapan- Samarinda dari informasi yang diterima media ini, selain karena perhitungan disebabkan juga belum selesainya ruas Jalan Tol – Balikpapan – Samarinda secara keseluruhan. 

Diketahui, dari V seksi selanjang 99,35 kilometer, baru dioperasikan untuk umum seksi II, III dan IV atau dari pintu tol Samboja di Kutai Kartanegara hingga Palaran di Samarinda sepanjang 66 kilometer. Sedangkan sisanya di seksi I dan V dari Samboja hingga ke Bandara Sepinggan Balikpapan, masih dalam tahap pengerjaan yang ditargetkan beroperasi April tahun ini. 

Kendati demikian, usulan besaran tarif Jalan Tol Balikpapan- Samarinda sebelumnya disebut sebesar Rp 1.000 per kilometer. Menurut Kepala Dinas PUPR Kaltim M Taufik Fauzi, penerapan tarif tersebut sesuai perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) yang ditandatangani PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS), selaku operatol tol.
“Untuk pembayaran menggunakan kartu tol elektronik (e-toll),” katanya.

Dalam perjanjian besaran tarif tersebut, tarif dasar untuk kendaraan golongan I mencakup jenis sedan, jip, bak terbuka atau truk kecil, dan bus adalah Rp1.000 per kilometer. Lalu, tarif golongan II untuk truk dengan dua gandar dikenakan Rp1.500 per kilometer.

Sementara untuk golongan III yakni truk dengan tiga gandar sebesar Rp2.000 per kilometer. Kemudian tarif golongan IV yakni truk dengan empat gandar dikenakan Rp2.500 per kilometer dan golongan V yaitu truk lebih dari empat gandar sebesar Rp3.000 per kilometer.

“Itu tarif terjauhnya, karena tidak semua orang melakukan perjalanan terjauh. Ada average trip length, yang kisarannya 50-70 persen dari jarak terjauh,” bebernya, seperti dikutip dari Antara Kaltim.

Dia mengungkapkan sesuai dengan Pasal 48 ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 38/2004 tentang Jalan, evaluasi dan penyesuaian tarif tol akan dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top