WISATA

10 Destinasi Wisata Alam Pilihan di Kaltim yang Menawan

Taman Laut Kepulauan Derawan. (Foto: Liputan6.com)

KALIMANTAN Timur (Kaltim) menyimpan pesona alam yang begitu menawan. Dengan hamparan hutan hijau yang begitu luas; deretan pulau dengan perairan yang begitu biru; hingga perbukitan yang begitu menantang diselingi pesona danau, sungai, serta gua. Tak mengherankan bila provinsi yang kelak menjadi ibu kota negara Indonesia ini kerap dikunjungi para wisatawan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini 10 destinasi wisata alam pilihan di Kaltim yang bisa dikunjungi bagi kalian yang hendak mencicipi keindahan surga dunia di provinsi berjuluk Banua Etam ini.

1. KEPULAUAN DERAWAN

(Foto: IG @Tanahbangsa)

Berada di Kabupaten Berau, kepulauan yang merupakan primadona wisata Kaltim ini memiliki sejumlah objek wisata bahari yang menawan. Salah satunya Taman Bawah Laut yang diminati wisatawan mancanegara terutama para penyelam kelas dunia. Sedikitnya ada empat pulau yang terkenal yakni Maratua, Derawan, Sangalaki, dan Kakaban yang ditinggali satwa langka penyu hijau dan penyu sisik.

Di Kepulauan Derawan terdapat beberapa ekosistem pesisir dan pulau kecil yang sangat penting yaitu terumbu karang, padang lamun, dan hutan bakau. Selain itu banyak spesies yang dilindungi berada di Kepulauan Derawan seperti penyu hijau, penyu sisik, paus, lumba-lumba, kima, ketam kelapa, duyung, barakuda, dan beberapa spesies lainnya.

Selain menyelam, di sini para wisatawan bisa melihat proses bertelur penyu, juga menikmati pantai yang bersih dan indah lantaran sepanjang pantai bersih dan tidak ada sampah. Fasilitas komunikasi di Kepulauan Derawan sudah baik, sebagai contohnya adalah sudah terjangkau dengan sinyal 3G.

Resort dan Penginapan yang ada di Kepulauan Derawan banyak tersebar di pinggir pantai, dengan harga yang lebih murah misalnya dibandingkan dengan tempat wisata di Bali maupun di Lombok. Kepulauan ini sendiri telah dicalonkan untuk menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada 2005.

2. BUKIT BATU DINDING

(Foto: IG @ Npsianturi )

Di Samboja Kutai Kartanegara (Kukar) yang wilayahnya bakal menjadi ibu kota negara, ada objek wisata alam alam Batu Dinding di Desa Bukit Merdeka. Objek wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan ini begitu memesona asri dan sejuk, cocok dijadikan tempat menikmati mata hari terbit maupun terbenam.

Disebut batu dinding karena konon bentuknya mirip dengan dinding. Lokasi ini sendiri belum lama ditemukan oleh sekelompok mahasiswa jurusan geologi dari perguruan tinggi di Bandung Jawa Barat, yang menulis skripsi mengenai bebatuan.

Secara umum area ini terdiri dari puncak bukit dengan ukuran kurang dari 5 meter, beberapa batu menjulang, lebar sekitar 1 meter, berbentuk batu memanjang seperti kuda kurus dari selatan ke utara. Panjangnya sekira 500 meter dengan dikelilingi hutan yang rimbun.

Wisata ini sangat cocok untuk para pencinta wisata petualangan. Lantaran Batu Dinding menyajikan pemandangan yang asri, sejuk, tenang, sekaligus menegangkan. Batu Dinding menjadi bukit yang menjadi destinasi wisata pilihan dan  paling nyaman untuk menikmati pesona terbitnya matahari dan terbenamnya matahari.

3. TAMAN BATU BUKIT SEMBINAI

(Foto: IG @ Fadlyucrit )

Bukit Sembinai di Desa Kasungai, Kecamatan Batu Sopang, Paser diklaim memiliki keindahan dan bentang alam yang luar biasa. Meski mesti melewati jalan yang berkelok-kelok, naik tanjakan dan menurun di turunan, semua itu akan terbayarkan dengan pemandangan perbukitan menawan yang begitu alami lantaran minim sentuhan manusia.

Pagi atau senja merupakan waktu yang tepat untuk menikmati keindahan bukit ini. Pasalnya menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam di bukit ini terbilang tak ternilai harganya. Termasuk melihat Batu Kajang dari Bukit Sembinai yang sangat sayang untuk tidak diabadikan dengan kamera.

Di kawasan ini juga terdapat objek wisata Gua Haji Saini yang ukurannya cukup besar. Konon di zaman penjajahan, warga banyak menyimpan harta mereka seperti emas dan uang di gua itu agar terhindar dari aksi penjarahan dari penjajah. Kondisi ruangan di dalam gua luas, bahkan tinggi langit-langitnya mencapai 10 hingga 11 meter. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 20 menit dari Gua Haji Saini, terdapat hamparan hijau hutan Kecamatan Batu Sopang.

4. WADUK MANGGAR

(Foto: IG @ Ravi_Auctaviana )

Waduk Manggar adalah sebuah waduk yang terletak di wilayah Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Balikpapan. Waduk yang dibangun oleh perusahaan Belanda Iwako pada 1982 ini memiliki luas 500 hektare dengan daya tampung sebesar 16,3 Juta meter per detik.

Dibangun dengan tujuan membendung Sungai Manggar, secara khusus waduk ini berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di Balikpapan. Namun karena potensi dan keindahan yang dimiliki, Waduk Manggar juga dikembangkan sebagai salah satu spot wisata yang cukup menarik.

Ada beberapa spot menarik untuk Anda bisa berfoto-foto di sini, di antaranya jembatan penyeberangan kayu yang berbentuk melingkar. Atau jika ingin mendapatkan sensasi yang wah, kalian bisa datang di waktu sore saat matahari menuju peraduannya di ufuk barat. Pemandangan matahari terbenam pastinya tak ingin kalian lewatkan.

5. PENANGKARAN RUSA SAMBAR

(Foto: IG @ ntanpbudiman )

Di Desa Api-Api, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terdapat penangkaran rusa yang dikelola Pemerintah Provinsi Kaltim. Sistem penangkaran dilakukan setelah sebelumnya ada perburuan untuk mendapatkan tanduk dan daging rusa. Kini rusa dengan jenis rusa sambar tersebut masuk dalam hewan langka dan dilindungi.

Di penangkaran ini, rusa dibiarkan berkeliaran dalam wilayah tertentu. Wisatawan bisa ikut memberikan makan, atau bahkan berfoto bersama. Selain rusa sambar, memerapa fauna yang bisa ditemukan di sini meliputi burung enggang, ayam buras, ayam kampung, kambing, dan sapi jantan.

Penangkaran ini kerap mendapat kunjungan banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Bagi mereka yang berminat tinggal beberapa hari, pengelola meneydiakan rumah tinggal sewa. Di areal seluas 50 hektare ini, selain kandang dan ladang penggembalaan, juga ditanam bermacam jenis rumput pakan. 

Karena keindahan lokasinya, kawasan ini sering digunakan oleh pasangan calon pengantin untuk mengambil foto Pra Wedding. Sementara dari bidang pendidikan, penangkaran rusa sambar ini sering dikunjungi siswa sekolah dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi.

6. AIR TERJUN JANTUR MAPAN

(Foto: IG @ Chipenklie )

Air Terjun Jantur Mapan terletak di Desa Linggang Mapan, Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Menariknya, air terjun ini berada di tepian jalan raya sehingga mudah diakses.

Jantur Mapan tidak terlalu tinggi, hanya sekira 10 meter. Pun dengan ukurannya, air terjun ini juga tidak terlalu besar. Namun, air terjun ini tetap menghadirkan suasana sejuk dan indah dengan pepohonan dan bebatuan di tepian sungai. Belum lagi kesegaran dan kesejukan airnya.

Nuansa alami begitu terasa karena lokasi Jantur Mapan yang dikelilingi tebing batu dan pepohonan. Puncak tebing yang tak terlalu tinggi membuat air dari aliran anak Sungai Mahakam jatuh dengan elok. Dari jalan, untuk bisa sampai ke lokasi, ada belasan anak tangga dari kayu ulin yang harus dijajaki, plus sedikit semburan air dari air terjun.

7. TELAGA TULUNG NI’ LENGGO

(Foto: IG @Zaiwa_Irawan)

Tulung Ni’ Lenggo merupakan telaga berwarna biru jernih yang berada di Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih, Berau. Telaga ini menjadi spot yang pas untuk merefleksikan diri sekaligus menikmati nuansa perkampungan yang asri dan alam yang menenangkan.

Airnya yang jernih dan pemandangan alam yang indah menjadikan spot ini sebagai tempat yang pantas masuk dalam daftar kunjungan bila ke Kaltim. Wisata ini sangat ramai oleh pengunjung sekitar yang belum diketahui secara luas oleh para penggemar wisata tanah air.

Potensi yang dimiliki telaga dengan air yang biru itu sangat luar biasa. Pepohonan yang rindang juga menambah keasrian tempat wisata yang terbilang baru ini. Pihak pengelola lokal kini juga mempersiapkan beragam fasilitas tambahan agar wisatawan makin kerasan.

Kawasan yang masih asri ini juga menjadi tempat tinggal beberapa fauna hutan. Bila kalian beruntung dan cukup awas, ada kemungkinan bisa melihat hewan liar seperti monyet dan bekantan bergelantungan di pepohonan. 

8. JEMBATAN TAJUK BUKIT BANGKIRAI

(Foto: IG @ Ahmadhasano )

Berada di wilayah calon ibu kota negara di Samboja, Kutai Kartanegara, Bukit Bangkirai adalah kawasan wisata yang menawarkan pesona hutan hujan tropis yang masih alami. Kawasan ini dilengkapi sarana dan prasarana wisata seperti restoran, lamin untuk pertemuan, kolam renang, serta cottage maupun jungle cabin.

Di kawasan ini terdapat canopy bridge (jembatan tajuk) sepanjang 64 meter yang digantung menghubungkan 5 pohon Bangkirai di ketinggian 30 meter. Yang menarik, jembatan tajuk ini merupakan yang pertama ada di Indonesia, kedua di Asia, dan kedelapan di dunia. Konstruksinya sendiri dibuat di Amerika Serikat.

Umur jembatan tajuk ini dari selesainya diperkirakan dapat mampu bertahan selama 15-20 tahun sesuai dengan umur dan ketahanan bahan. Jika ingin berpergian ke Canopy bridge ini kalian akan melalui jalan setapak dengan memasuki hutan lebat di mana terdapat pohon-pohon rindang.

Jika Anda ingin merasakan sensasi tracking di tengah hutan hujan tropis, Bukit Bangkirai merupakan pilihan yang tepat lantaran kealamiannya yang masih terjaga. Dari atas jembatan, kalian bisa melihat hutan dengan pepohonan yang hijau. Jika beruntung, juga bisa melihat hewan liar seperti monyet ekor panjang, rusa atau bahkan orang utan yang sangat sayang untuk tidak diabadikan dengan kamera.

9. GUA BATU GELAP

(Foto: IG @ Robiatfahlevie )

Gua Batu Gelap adalah objek wisata gua yang terletak di Desa Suka Maju, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Gua ini merupakan gua alam dengan litologinya berupa batu gamping dan satuan batuan di dalamnya adalah Pamaluan Beds.

Sementara itu pada dinding-dinding gua terpampang stalagmit dan stalagtit, bahkan terdapat sungai bawah tanah yang melintasi di dalam gua Batu Gelap. Bentuk stalagmit yang terdapat di dalam gua bermacam-macam, ada yang berbentuk dolmen (meja batu), ada pula yang berbentuk menhir.

Awalnya, gua ini memiliki beberapa pintu masuk. Tetapi proses sedimentasi menyebabkan timbunan, mengurangi akses masuk. Beberapa pintu masuk masih ada hanya setinggi 50 sentimeter dari permukaan tanah.

10. LADANG BUDAYA TENGGARONG

(Foto: IG @ Melisaharahap)

Ladang Budaya atau disingkat Ladaya, berada di Kelurahan Mangkurawang, Tenggarong, Kutai Kartanegara. Pemandangan di sekitar area wisata ini cukup memesona dan memberikan suasana menyegarkan, cocok untuk melepas penat sejenak usai sibuk bekerja selama sepekan.

Warga lokal mengenal Ladaya sebagai tempat melaksanakan kegiatan outbond. Biasanya lokasi ini ramai dipadati pengunjung menjelang akhir pekan atau musim liburan. Mereka biasanya datang berombongan, baik keluarga maupun dari instansi tertentu.

Ladaya memiliki beberapa spot menarik, salah satunya kebun binatang mini. Meski disebut mini, koleksi di dalamnya terbilang cukup lengkap. Kalian bisa melihat hewan-hewan khas Kaltim seperti beruang madu, burung enggang, uwa-uwa, dan burung merak.

Hal yang unik dari objek wisata ini yaitu adanya rumah khusus bernama Odah Rehat. Bentuknya unik, menyerupai rumah tradisional Kutai dan bisa disewa berdasarkan hitungan jam. Pengunjung juga sering menjadikannya arena berfoto-foto karena bentuknya yang menarik.

Itulah tadi 10 destinasi wisata alam pilihan Kate.id yang patut dikunjungi bila kalian berkunjung ke Kaltim. Di luar daftar ini, sejatinya masih banyak objek wisata lain yang juga bisa dikunjungi sebagai sarana liburan dan rekreasi, mengingat pesona Kaltim yang begitu menawan dan belum banyak dikenal khalayak luas. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top