NASIONAL

Penyelundupan Moge oleh Pejabat BUMN Khianati Kepercayaan Publik

Menkeu Sri Mulyani Indrawati didampingi Menteri BUMN dan Dirjen Bea dan Cukai menyaksikan moge yang diselundupkan oleh pejabat Garuda Indonesia, dalam keterangan pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (5/12/2019) sore. (Foto: Facebook Sri Mulyani)

Kate.id – Kasus dugaan penyelundupan motor gede (moge) Harley Davidson dan sepeda mahal merek Brompton melalui pesawat Garuda Indonesia yang baru dibeli dari Airbus (Touluse Perancis) disesalkan pemerintah. Penyelundupan ini disebut sebagai pengkhianatan kepercayaan publik terhadap pejabat BUMN.

Menteri BUMN Erick Thohir lantas melakukan langkah tegas dengan memberhentikan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia Ari Askhara. Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko PT Garuda Indonesia, Fuad Rizal lantas diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PT Garuda Indonesia hingga terlaksananya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Keputusan ini diambil karena berdasarkan hasil investigasi dari Komite Audit Garuda, motor Harley yang diselundupkan dalam pesawat GA 9721 Airbus 330-900 NEO yang mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, pada 17 November 2019 itu  adalah milik Ari Askhara. Erick Thohir menyampaikan, penjelasan laporan Komite Audit dan Laporan Komisaris Garuda atas kejadian tersebut menunjukkan pelanggaran tata kelola perusahaan, etika dan perizinan oleh direksi Garuda.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil Erick Thohir dalam menyelesaikan kasus penyelundupuan yang diduga melibatkan direksi PT Garuda Indonesia. Menurut dia, tindakan tersebut memiliki pesan universal untuk semua pihak.

“Saya kira pesannya tegas sekali. Sudah, saya tidak akan mengulang,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai meresmikan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) II ruas Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Kota Tangerang Selatan, Banten, Jumat (6/12/2019) sore.

Karena itu Jokowi berharap kasus yang melibatkan direksi BUMN PT Garuda Indonesia itu menjadi pelajaran agar tidak terulang lagi di masa mendatang. “Jangan ada mengulang-ulang seperti itu lagi. Sudah,” tegasnya.

Mengenai kemungkinan adanya mafia di BUMN lainnya, Jokowi mengingatkan, bahwa pesan tegas yang dilakukan oleh Menteri BUMN itu juga berlaku untuk direksi BUMN yang lain. “Menteri BUMN kemarin sudah tegas sekali. Sudah. Itu pesan untuk semuanya. Jangan main-main. Sudah,” sambungnya.

Sementara itu Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, pada 17 November 2019 pesawat GA 9721 Airbus 330-900 NEO mendarat di Cengkareng dan langsung menuju Hangar PR GMF AeroAsia. Bea Cukai melakukan pemeriksaan kargo bagasi penumpang dan ditemukan 15 kemasan berisi parts sepeda motor Harley Davidson.

Dalam kemasan tersebut, terurai baggage claim tag atas nama SAS dan 3 kemasan berisi 2 unit sepeda Brompton M6L Explore dan aksesoris atas nama LS. Barang tersebut tidak dideklarasikan.

“Pembawaan barang impor penumpang tidak diberitahukan. Jajaran Bea Cukai masih terus melakukan pemeriksaan atas pelanggaran UU dan aturan Kepabeanan baik secara perdata maupun pidana,” sebut Sri.

Dia menilai kejadian tersebut mencederai reputasi PT Garuda Indonesia sebagai perusahaan publik dan pemegang bendera (flag carrier) Indonesia. Menurut dia, kejadian ini juga merupakan pengkhianatan atas kepercayaan publik kepada para pejabat BUMN yang seharusnya mengemban tugas secara amanah.

“BUMN sebagai kekayaan milik negara milik rakyat Indonesia, dan sekaligus sebagai instrumen pembangunan Indonesia seharusnya dikelola secara jujur, profesional, kompeten dan berintegritas. Bukan justru disalahgunakan untuk kepentingan pribadi dan korupsi,” tutur Sri. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top