NASIONAL

Jalan Tol Balikpapan – Samarinda Diresmikan Maret 2020, Dilintasi Sebagian saat Libur Nataru

Ruas jalan tol Balikpapan - Samarinda beroperasi penuh maret 2020. (Dok. BPJT)

SAMARINDA, Kate.id – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengatakan, jalan tol Balikpapan – Samarinda akan rampung seluruhnya tahun depan. Direncanakan Presiden Joko Widodo yang akan meresmikan langsung jalan tol pertama Kalimantan di Ibu Kota Negara baru itu pada Maret tahun 2020 mendatang.

“Insya Allah, rencana Presiden Jokowi meresmikan jalan tol ini pada Maret tahun depan,” ucap Isran di Kantor Gubernur Kaltim, di Samarinda, Kamis (5/12/2019).

Isran menjelaskan, saat ini masih ada sisa pengerjaan yang harus diselesaikan sepanjang 2,2 kilometer dari total panjang jalan tol 99,35 kilometer tersebut. Dimana, pengerjaan diperlukan perlakuan khusus karena struktur tanahnya labil. Sehingga masih terus dimatangkan dan diteliti.

“Kita harapkan sesuai rencana bisa segera dioperasionalkan. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan jalan bebas hambatan ini,” jelasnya.

Sementara itu, terkait kabar rencana dioperasikannya sebagian ruas jalan Tol Balikpapan-Samarinda saat memasuki liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), Isran belum bisa memastikan. Karena harus izin dengan pihak yang menangani pembangunan tersebut atau kontraktor pelaksana yang bertanggungjawab atas proyek itu. 

“Terkait boleh atau tidaknya bukan kapasitas pemerintah, namun harus ada kajian teknis dari ahlinya,” tegas Isran.

Diuji Laik Fungsi, Bisa Dilintasi dari Samarinda hingga Samboja

Ruas jalan tol Balikpapan – Samarinda (Dok. BPJT)

Diketahui Kementerian PUPR berencana akan menggratiskan beberapa ruas tol di tanah air sepanjang 134,5 kilometer selama libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru). Salahsatunya, di ruas tol Balikpapan- Samarinda, sepanjang 66 kilometer saja atau di seksi II, III dan IV.

Yang dimaksud yaitu seksi II dari Samboja – Muara Jawa dengan panjang 30,98 kilometer. Seksi III dari Muara Jawa – Palaran sepanjang 17,50 kilometer dan Seksi IV dari Palaran – Jembatan Mahkota II di Samarinda dengan panjang 17,95 kilometer. Artinya, ruas tol yang direncanakan untuk difungsionalkan diakhir tahun ini dari Samarinda hingga ke Samboja di Kab. Kutai Kartanegara.

Saat ini, sebagian ruas tol tersebut tengah dilakukan uji kelaikan jalan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR. Hal tersebut disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, “InsyaAllah gratis nanti sampai selesai liburan Nataru,” katanya, di Balikpapan, Rabu (4/12/2019).

Sementara untuk seksi I (Km 13 Balikpapan- Samboja) sepanjang 22 kilometer dan seksi V (Km 13 – Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan) sepanjang 1,65 kilometer, masih dalam tahap penyelesaian pengerjaan.

Dilansir dari Antara, Kamis (5/12), Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit mengatakan, progres Jalan Tol Balikpapan-Samarinda di Seksi II, III, dan IV sudah memasuki uji layak fungsi.

Tiga seksi tersebut menjadi porsi yang mesti dikerjakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Jasa Marga Balikpapan-Samarinda.

Danang menyebutkan selanjutnya penerbitan Uji Laik Fungsi dapat dilakukan sekitar satu minggu hingga dua minggu setelah melakukan perbaikan dari rekomendasi yang dilakukan selama uji laik fungsi.

Menurut Danang, operasional ruas yang menjadi porsi badan usaha di seksi II, III, dan IV dari Samarinda hingga Samboja, masih dapat dilakukan pada akhir tahun ini. Tetapi untuk fungsional sepenuhnya, ruas tol sepanjang 99 km tersebut baru dapat dilakukan pada Maret 2020.

“Saat ini audit teknis, Jasa Marga sedang melakukan serah terima aset pemerintah pusat ke Bina Marga dan penghitungan final,” tegas Danang. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top