HUKUM & KRIMINAL

Dijuluki “The Smile Komandan”, Begini Kiprah Anwar Haidar Saat Jabat Kapolres Kukar

Pelepasan AKBP Anwar Haidar diwarnai dengan prosesi pedang pora.

KUTAI KARTANEGARA, Kate.id – Suasana haru diiringi isak tangis mewarnai acara pisah sambut Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa, (3/12/2019). Hal ini lantaran Kiprah AKBP Anwar Haidar, saat menjabat Kapolres Kukar dalam dua tahun terakhir tak hanya meninggalkan kenangan, melainkan juga catatan prestasi.

Selama dua tahun menjabat sebagai kapolres di Kukar, Anwar Haidar menjadi kapolres pertama yang menaklukkan seluruh kecamatan dengan sepeda motor matic miliknya. Dalam berbagai kegiatan patroli, Anwar Haidar sering memboyong pejabat utama Polres Kukar turun langsung menjajal pelosok kecamatan, memastikan situasi kamtibmas telah aman.

Dia bahkan tak pernah mengurungkan aktivitas berpatroli motor, meski hujan deras mengguyur. Maka tak heran, Anwar Haidar juga dikenal dekat dengan komunitas motor di Kukar. Saat berpatroli ke desa-desa, dia tak pernah lepas untuk singgah ke masjid setempat untuk menunaikan solat bersama anggotanya. Momen itulah yang kerap dia gunakan untuk menyapa warga sambil menerima banyak masukan.

Momen AKBP Anwar Haidar saat memberikan pengarahan kepada komunitas motor di Kecamatan Sangasanga

Dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI pada tahun 2019, Anwar Haidar juga sempat memboyong para perwira melakukan ekspedisi merah putih di Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis. Tak hanya terpelosok, desa dengan jumlah penduduk paling sedikit di Kukar itu berada di muara Danau Melintang dan Semayang. Sehingga, keberadaannya terisolir. Anwar Haidar tercatat menjadi kapolres pertama yang pernah menyambangi kampung terpencil ini, sambil mengadakan beragam aktivitas sosial.

Dengan mengelilingi 18 kecamatan itulah, Anwar Haidar akhirnya dikenal dekat dengan masyarakat. Sejak awal menjabat, Anwar Haidar mengaku yang menjadi tantangan utama di Kukar adalah semakin merekatkan polisi kepada masyarakat Kukar. Hal itu bertujuan menciptakan rasa aman di wilayah hukum yang ia pimpin.

Tak cukup sampai di situ, berbagai inovasi kegiatan ia intruksikan agar dilaksanakan para anggotanya. Di antaranya program ngopi bareng dan dakwah kamtibmas. Dalam dua tahun menjabat, dua kegiatan ini sukses menurunkan angka kriminalitas di Kukar. Jumlah aduan serta tingkat kejahatan di Kukar merosot drastis. Lantaran memiliki senyum teduh yang khas, Anwar Haidar juga kerap dijuluki The Smile Komandan oleh masyarakat Kukar. 

Selain itu, kegiatan Jumat Berbagi yang getol diadakan seluruh anggota di tingkat polsek, berhasil menjaring warga miskin untuk mendapat bantuan. Keberhasilan lain yang sempat menyita perhatian publik adalah penanganan pembakaran lahan di Kukar yang merosot drastis saat dilakukan operasi khusus di Kecamatan Tabang.

Momen AKBP Anwar Haidar saat memimpin apel salah satu sekolah di pelosok Kukar.

Aktivitas sosialisasi dilakukan Polres Kukar, TNI serta jajaran Pemkab Kukar. Terutama untuk memberi pemahaman dampak lingkungan, kesehatan serta pertanian bagi masyarakat yang melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar.

“Beliau menjadi kapolres pertama yang pernah ke desa kami. Sangat menyatu sekali dengan masyarakat di sekitar, sama sekali tidak dibuat-buat. Belum lagi kegiatan ibu-ibu bhayangkari yang berbaur dengan anak-anak di kampung kami,” ujar Cahyadi, Kepala SDN 011, Desa Muara Enggelam.

Setelah dua tahun menjabat sebagai Kapolres Kukar, AKBP Anwar Haidar digantikan AKBP Andreas Susanto yang sebelumnya menduduki jabatan Kapolres Bulungan. Anwar Haidar ditempatkan di Polda Kaltim.

Dalam prosesi pisah sambut yang digelar di Mako Polres Kukar, suasana haru kian terasa. Mengawali dengan prosesi penyambutan kapolres baru, selanjutnya prosesi diakhiri dengan pelepasan Anwar Haidar. Para personel Polres Kukar serta anggota Bhayangkari pun tak bisa menahan keharuan.

“Banyak yang sudah beliau ajarkan ke kami. Tidak hanya tegas, beliau juga ramah kepada siapa saja,” ujar seorang anggota Polres Kukar.

Dalam momen perpisahan tersebut, mata Anwar Haidar juga terekam berkaca-kaca. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada para anggota serta masyarakat, atas kesalahan yang dilakukan selama menjabat. “Saya bangga pernah bertugas di Kukar. Masyarakatnnya ramah dan sangat kondusif. Terima kasih atas banyak dukungan dari berbagai pihak,” ujar Haidar.

Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah menyebut jika Anwar Haidar menjadi polisi dengan segudang inovasi dan prestasi. Tidak hanya sekadar mengamankan wilayah hukum Polres Kukar, kepemimpinan Anwar Haidar juga dianggap banyak memberi pelajaran serta membantu kinerja pemerintahan.

“Beliau bagi masyarakat Kukar seperti sahabat, orang tua dan guru. Saya mewakili masyarakat Kukar menyampaikan terima kasih atas dedikasinya,” ucap Edi. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top