NASIONAL

Pemerintah Diminta Segera Tentukan Lokasi Pusat Ibu Kota Negara yang Baru

Gerbang masuk ke Kabupaten Penajam Paser Utara. (Foto: Wikipedia)

Kate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) berharap pemerintah pusat segera menentukan lokasi pusat ibu kota negara Indonesia yang rencananya akan dipindahkan ke wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Hal ini diungkapkan Hamdam selaku Wakil Bupati PPU, Kamis (21/11/2019).

Disebutkan, lokasi pemindahan ibu kota negara Indonesia telah ditetapkan Presiden Joko Widodo di sebagian wilayah Kabupaten PPUdan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Kaltim. Namun hingga kini pemerintah pusat belum menetapkan atau menentukan lokasi pusat ibu kota negara Indonesia di lokasi yang baru tersebut.

“Gambaran secara umum ibu kota negara yang baru sudah ada, tetapi belum ditetapkan atau ditentukan letaknya titik pusat pemerintahannya,” ucap Hamdam sebagaimana dikutip dari Kantor Berita Antara.

Jika lokasi pusat ibu kota negara tersebut sudah ditetapkan lanjut Wabup, tentu akan memudahkan untuk melakukan berbagai pendekatan kepada masyarakat. Dengan penetapan lokasi pusat pemerintahan di ibu kota baru itu Pemkab PPU juga bisa merancang program-program yang tidak tumpang tindih dengan rencana program pemerintah pusat.

“Penetapan lokasi pusat ibu kota negara baru dapat memudahkan pendekatan sosial ke masyarakat. Termasuk dukungan program pemerintah kabupaten yang tidak masuk dalam kewenangan pemerintah pusat,” kata Hamdam.

Dalam hal ini Pemkab PPU harus segera mendapatkan informasi kebijakan penetapan lokasi pusat ibu kota negara Indonesia yang baru. Hal ini karena berkaitan dengan penggunaan ruang wilayah. Bahkan pemkab menurut Hamdam, juga harus secepatnya menyelesaikan penyesuaian rencana tata ruang wilayah (RTRW) dengan pemindahan ibu kota negara tersebut yang berkaitan dengan rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang.

“Harus ada penyesuaian rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang untuk melanjutkan program yang tertuang dalam APBD kabupaten dengan dipindahkannya ibu kota negara,” tegasnya. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top