INTERNASIONAL

Indonesia Tolak Pernyataan AS Soal Permukiman Israel di Tepi Barat

Menlu Retno Marsudi menyampaikan pernyataan penolakan Indonesia atas sikap AS tentang pembangunan pemukiman Israel di Tepi Barat, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/11) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Kate.id – Pemerintah Indonesia menolak secara tegas pernyataan Amerika Serikat (AS) bahwa pembangunan pemukiman Israel di Tepi Barat, Palestina tidak bertentangan dengan hukum internasional. Menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, pernyataan ini secara jelas bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi Dewan keamanan PBB yang terkait.

Ditegaskan Retno usai mendampingi Presiden Joko Widodo menerima delegasi Parlemen Singapura, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/11/2019) siang, Indonesia secara konsisten menentang tindakan Israel membangun permukiman ilegal di wilayah Palestina.

“Pembangunan permukiman ilegal tersebut merupakan defacto aneksasi dan menjadi penghalang upaya perdamaian berdasarkan solusi dua negara,” tegas Retno. Untuk itu menurut dia, Indonesia mendesak masyarakat internasional untuk bersatu untuk terus memberikan dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS, Mike Pempeo, dalam pernyataannya Senin (18/11/2019) waktu setempat menyampaikan, pemerintah AS setuju bahwa pembangunan permukiman sipil Israel di Tepi Barat bukanlah pada hakikatnya inkonsisten dengan hukum internasional. Keputusan ini setelah mempelajari secara hati-hati seluruh sisi perdebatan hukum, .

“Kami menyimpulkan pendirian permukiman sipil Israel di Tepi Barat, pada dasarnya bukan merupakan hal yang tidak sejalan dengan hukum internasional,” ucap Pompeo seperti dikutip dari AFP. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top