METROPOLIS

UMP Kalsel Diyakini Naik Signifikan di 2021

ilustrasi

AMUNTAI, Kate.id – Upah minimum provinsi (UMP) Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 2021 diyakini akan meningkat signifikan. Peningkatan signifikan ini bila dibandingkan UMP 2020 yang ditetapkan sebesar Rp2.887.488,59. Wakil Ketua Dewan Pengupah Kalsel Berendy Pasaribu mengatakan, kenaikan upah minimum lantaran bertambahnya penilaian komponen kebutuhan hidup layak (KHL).

“Seiring berakhirnya masa lima tahun pemberlakukan PP nomor 78 tahun 2015 yang mengatur formula penghitungan upah minimum provinsi, maka pada 2020 pemerintah pusat pada akan menyurvei ulang komponen KHL sebagai landasan untuk menetapkan UMP lima tahun ke depan,” ujar Berendy, Rabu (13/11/2019) saat Menjadi narasumber pada sosialisasi penetapan UMP Kalsel 2020 di Aula Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten HSU di Amuntai, dikutip dari Kantor Berita Antara.

Berendy mengatakan, jumlah komponen KHL yang disurvei di 2020 kemungkinan akan bertambah, dibandingkan komponen KHL yang disurvei lima tahun lalu. Penambahannya sebanyak 60 komponen, disebabkan meningkatnya kebutuhan hidup masyarakat. “Setahu saya komponen yang disurvei bertambah menjadi 80 komponen,” ungkapnya.

Dengan bertambahnya komponen KHL maka bisa dipastikan nominal UMP yang ditetapkan di 2021 juga meningkat. Namun bisa juga berkurang tergantung bagaimana survei dilakukan dengan benar.

Berendy menjelaskan, selama ini penetapan UMP setiap tahun berdasar pada kenaikan inflansi dan pertumbuhan ekonomi. Penetapan cara atau formula pengitungan UMP ini berdasarkan pada PP nomor 87 tahun 2015 yang akan berahir 2020. Sedangkan dari hasil survei nanti, pada penetapan UMP tahun pertama di 2021 tidak lagi menggunakan formula penghitungan tersebut.

Berendy menyampaikan berdasarkan berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan nomor 188.44/0868/kum/2019 UMP Kalsel di 2020 sebesar Rp. 2.887.488,59-, meningkat dibanding UMP tahun 2019 sebesar Rp. Rp. 2.651.781. Kenaikan UMP berdasarkan data implasi sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,12 persen. Penetapan UMP juga tetap memperhatikan rekomendasi dari dewan pengupahan provinsi Kalsel.

Penetapan UMP Kalsel 2020 sendiri harus sudah diberlakukan terhitung 1 Januari 2020. Apabila ada perusahaan yang melanggar akan dikenakan teguran hingga sanksi. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top