METROPOLIS

Masyarakat Kalteng Diimbau Hati-Hati Saat Mendaftar Seleksi CPNS

ilustrasi CPNS.

PALANGKA RAYA, Kate.id – Masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) diingatkan untuk berhati-hati saat mendaftar seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalteng imantan Tengah mengingatkan masyarakat untuk mengikuti seluruh ketentuan dalam proses pendaftaran tersebut.

“Pelamar atau pendaftar, kami minta baca setiap aturan atau ketentuan yang telah dicantumkan dalam surat pengumuman,” kata Suhufi selaku Kepala Bidang Pengembangan BKD Kalteng, Selasa (12/11/2019), dikutip dari Kantor Berita Antara.

Dia menyatakan, pengumuman lengkap CPNS Kalteng telah disebarkan dan bisa diakses publik. Salah satunya melalui website BKD Kalteng dengan cara mengunduhnya pada alamat atau ‘link’ yang tersedia. Salah satu poin pentingnya yakni setelah mengikuti alur pendaftaran sesuai petunjuk yang telah dicantumkan, berkas surat lamaran harus dikirimkan melalui Kantor PT Pos Indonesia secara tercatat, terhitung sejak 13-26 November 2019.

“Pada surat pengumuman lengkap itu, secara tegas dijelaskan bagi pelamar yang tidak mengirimkan lamaran melalui Kantor Pos, maka tidak akan diterima atau dianggap tidak mendaftar,” jelas.

Untuk itulah pihaknya mengingatkan para pelamar agar berhati-hati dan secara teliti memeriksa kelengkapan persyaratan yang harus dipenuhi, hingga alur yang harus diikuti pada masa pendaftaran tersebut. Sebab akan sangat disayangkan, apabila pelamar gagal bersaing sebelum mengikuti seleksi berkas atau seleksi tahap awal akibat kelalaian saat masa pendaftaran.

Terlebih waktu yang disediakan untuk mendaftar cukup longgar, sehingga pelamar diminta benar-benar memanfaatkannya sebaik mungkin dan tidak gegabah atau pun terburu-buru. Lebih lanjut ia mengurai, secara umum pelaksanaan tes penerimaan CPNS mendatang sama seperti tahun sebelumnya. Yakni materi ujian terdiri dari seleksi kompetensi dasar (SKD) meliputi tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum dan tes karakteristik pribadi.

“Kemudian dilanjutkan seleksi kompetensi bidang (SKB). Semuanya juga masih sama, yakni dilaksanakan dengan sistem ‘computer assisted test’ atau CAT,” papar Suhufi. (*)

Comments

BERITA TERBARU

To Top